Hari ini, Pemkab Lumajang Canangkan GISA

Plt Bupati Lumajang, Dr Buntaran Supriyanto M.Kes saat memberikan sambutan

LUMAJANG, Rabu (11/04/2018) suaraindonesia-news.com – Hari ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, canangkan Sosialisasi Gerakan Sadar Administrasi Kependudukan (GISA), yang dibuka secara langsung oleh Plt Bupati Lumajang, dr. Buntaran Supriyanto, M.Kes., yang bertempat di pendopo Kabupaten Lumajang, pagi tadi.

Dari Informasi yang diterima oleh awak media, bahwa acara ini dilaksanakan berdasarkan instruksi Mendagri Nomor 470/837/SJ tertanggal 8 Pebruari 2018 tentang Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Lumajang menyampaikan bahwa target GISA ini adalah masyarakat, aparatur petugas pelayanan Dukcapil, dan lembaga pengguna (pemerintah dan swasta).

GISA akan diterapkan mulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan berpuncak di tingkat nasional Indonesia.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program sadar melayani adminduk menuju masyarakat yang bahagia difokuskan kepada peningkatan perilaku aparatur, menyederhanakan mekanisme dan syarat, membuat inovasi pelayanan, serta mengembangkan sistem pelayanan adminduk yang online dan terintegrasi.

 

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Lumajang, A. Taufik Hidayat, S.H., M.Hum., dalam sambutannya melaporkan bahwa hingga Maret 2018, perekaman E-KTP penduduk Lumajang sudah mencapai 90.24 persen.

Plt Bupati Lumajang, Dr Buntaran Supriyanto M.Kes saat memukul gong dibukanya GISA

Sementara itu, kata Taufiq, Akte Kelahiran usia 0 -18 tahun masih tercapai 70 persen.

Baca Juga: Plt Bupati Nilai Penataan Ruang Di Kabupaten Lumajang Belum Maksimal 

Adapun inovasi yang telah dilakukan oleh Dispendukcapil Kabupaten Lumajang antara lain: Program Kuda Kencak (Kudapatkan Cepat Akte dan Kartu Keluarga); Tim Reaksi Cepat Perekaman; Jebol Tanduk (Jemput Bola Aministrasi Kependudukan) pada acara CFD Alun-alun Lumajang; serta yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat yaitu pernikahan massal untuk masyarakat non-muslim terutama umat beragama Hindu karena masih banyak yang belum memiliki Akta Perkawinan.

Pada kegiatan itu, sengaja didatangkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Prov. Jawa Timur, Drs. Sambudi, M.Si, dengan materi tentang “Mewujudkan Tertib Administrasi Kependudukan di Jawa Timur”.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Amin
Publiser : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here