Hari Ini Guru TK, SD dan SMP Dilingkungan Disdikbud Abdya Di Vaksin

oleh -20 views
Antri para Guru TK, SD dan SMP Dilingkungan Disdikbud Abdya saat melakukan penyuntikan Vaksinasi Sinovac.

ABDYA, Kamis (27/5/2021) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terus menekan penyebaran wabah Virus Corona atau Covid-19, dengan melakukan Vaksinasi, setelah sebelumnya menyasar tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik, para SKPK hingga lansia, kali ini vaksinasi Sinovac menyasarkan seluruh guru TK, SD dan SMP Se Kabupaten Setempat.

“Ditargetkan jumlah guru PNS yang akan disuntik Vaksin mencapai 1168 orang diseluruh Abdya, dan ini merupakan tahap pertama dilingkungan guru sekolah,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Abdul Muin, S. Pd.

Selain itu, disebutkanya, bahwa pihak nya telah menghimbau sebelumnya kepada guru-guru yang PNS baik secara lisan maupun tulisan untuk menghadiri penyuntikan vaksin ini, dan mendapat respon positif dari guru terhadap program penyuntikan vaksin ini, dengan terlihat antusias dan hampir seluruhnya hadir.

“Namun, sejauh ini kita belum melakukan penekanan dan bersifat kaharusan untuk divaksin, dan belum ada kita beberkan sanksi atau efek tersendiri dari pihak kita Dinas, intinya ini merupakan kesadaran kita bersama dalam upaya pencegahan penularan wabah Virus Corona,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Abdya melalui, Kasi Surveilans Mansuri SKM, menuturkan, untuk vaksinasi para Guru tersebut pihaknya melibatkan tenaga medis dari lima puskesmas yang ada di Abdya, dengan membuat beberapa tempat atau area penyuntikan di halaman Dinas Pendidikan.

Lanjutnya, sesuai dengan tata cara sebelum penyuntikan atau tahapan screening Covid-19, dengan memeriksa tensi darah dan mengajukan beberapa pertanyaan mengenai riwayat penyakit, setelah melalui screening baru dilakukan penyuntikan Vaksin.

“Jika ada yang mengalami beberapa kategori penyakit atau hasil screening Covid-19 yang membahayakan penyuntikan maka akan kita tunda dulu sampai benar benar stabil dan layak untuk divaksin,” sebut Mansuri.

Ia menjelaskan, vaksinasi memiliki tiga manfaat utama. Pertama, melindungi penerima vaksinasi. Kedua, menciptakan kekebalan kelompok. Ketiga, memberikan perlindungan bagi orang di sekitar penerima.

“Jadi kita tahu di sekolah, vaksin Covid-19 belum bisa diberikan usia 18 tahun. Untuk lindungi anak-anak kita, guru harus dapat vaksin,” tutur nya.

Salah seorang guru dari SD N 6 Blangpidie Abdya, Said Alwi S. Pd, saat ditemui disela-sela kegiatan kepada awak media menyebutkan bahwa, sangat merespon baik atas kebijakan pemerintah terkait para guru harus divaksin, menurutnya, dengan dilakukan vaksinasi yang jelas ini merupakan langkah untuk memutuskan rantai pergerakan virus yang sangat bahaya tersebut, disamping guru guru berinteraksi langsung dengan murid murid disekolah dengan demikian sekolah sekolah akan terhindar dari Covid-19.

“Selaku abdi negara kita akan mendukung setiap kebijakan pemerintah, dalam hal ini terkait vaksinasi, sekilas ini merupakan sikap perlindungan pemerintah terhadap warga negara, tentu yang terbaik dari setiap kebijakan yang sudah terprogramkan,” pungkas Said Alwi.

Pantauan awak media, kegiatan vaksinasi tersebut dihadiri langsung Wakil Bupati Abdya Muslizar MT yang dipimpin oleh letda Inf Bakhtiar dari Kodim 0110/Abdya selaku koordinator pengawas Covid 19,bersama Dinas Kesehatan, BPBK dan Babinsa serta pihak terkait lainnya.

Reporter : Nazli
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *