Pendidikan

Hama WBC Serang Padi Tiga Kecamatan, Dispertan Bangkalan Lakukan Pengendalian

Avatar of admin
×

Hama WBC Serang Padi Tiga Kecamatan, Dispertan Bangkalan Lakukan Pengendalian

Sebarkan artikel ini
IMG 20170509 WA0095

Reporter: Anam

BANGKALAN, Selasa (09/05/2017) suaraindonesia-news.com – Sedikitnya pertanian tiga kecamatan di Kabupaten Bangkalan Madura Provinsi Jawa Timur terjangkit hama Wereng Batang Coklat.

Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan melalui G. Heri Susianto Sp. MMP Kabid Tanaman Pangan membenarkan bahwa hama jenis WBC sudah mulai menyerang padi di tiga kecamatan.

“Dinas pertanian sudah mengantisipasi agar hama wereng batang coklat tidak masuk pada petani di kabupaten kita. Antisipasi itu kita lakukan karena kita sudah terkena namun masih diambang batas ekonomi artinya kerugian dari petani masih belum dirasakan,” aku Heri dikantornya selasa (09/05) siang.

Untuk menekan penyebarannya diapun juga mengaku bahwa pihaknya sudah turun kelapangan beserta BPL, Poktan dan para pemilik lahan.

“Mulai hari Jumat, Sabtu dan Senin kemaren kita sudah mengadakan pengendalian di Kecamatan Blega, Konang dan Kecamatan Gegger, pada waktu pengendalian diikuti poktan dan pemilik lahan,” sambunnya.

Adapun beberapa kecamatan yang sudah terjangkit hama WBC yakni diantaranya Blega, Konang dan Gegger.

“Untuk Kecamatan Blega yang sudah terkena hama wereng petani di Desa Karang Gayam, yang masuk kategori puso (tidak bisa menghasilkan) seluas 0,1 ha dari total luas lahan pertanian didesa Karang Gayam, Untuk desa Konang itu seluas dua (2) ha, dan untuk kecamatan Gegger masih possi dibawah ambang ekonomim” jelas heri dihadapan awak media.

Selain itu dirinya juga mengaku bahwa demi memprioritaskan keberhasilan petani, Heri berkomitmen diluar hari aktivpun pihaknya tetap telah dan akan terus mengadakan pemantauan.

“Dengan adanya gerakan itu kita tidak melihat baik itu hari libur karena petani menikmati hasil panennya menjadi prioritas kami. Kedepan akan terus berkordinasi dengan teman (BPL dan Poktan, Red) dilapangan agar tidak sampai parah, jenis hama ini menyerang bagian batang padi dan saat dibiarkan maka lama-lama batangnya bisa busuk,” tuturnya.

Sedangkan untuk lima belas kecamatan yang lain dalam kondisi aman dari serangan Wereng Batang Coklat (WBC).

Melihat kejadian tersebut pihaknya tanpa segan memberikan beberapa himbauan serta saran pada petani agar terhindar dari serangan hama WBC.

“Kami menghimbau pada petani agar meminimalisir aksi dari hama WBC tersebut dengan cara petani harus tanam secara serentak dan gunakan varietas yang tahan hama wereng seperti jenis padi IR64, juga lakukan pengamatan secara berkala yakni sekarang datang satu minggu kemudian datang lagi, jangan setelah ini lalu ditinggalkan,” himbaunya bernada tegas.

Selain pemaparan tersebut, karena masa panen sudah tinggal menghitung hari pihaknya menyarankan agar petani melakukan penanaman secara pergiliran, karena baginya hal itu juga mampu menekan mewabahnya hama WBC.

“Umur padi saat ini sudah berkisar di 60 hingga 65 hari jadi diperkirakan satu minggu lagi sudah panen, juga kami himbau, upayakan pergiliran tanaman yakni jika saat ini tanam padi setelahnya selingi dengan tanaman polo ijo seperti jagung dan kacang tanah itu juga bisa mengatasi serangan WBC,” tutupnya.