KOTA BATU, Suara Indonesia-News.Com – Festival sepak bola anak-anak Usia 10- 12 yang akan digelar di Kota Mararakesh Maroko, 21 hingga 25 Oktober 2015, Tim Garuda muda akan melakukan strategis dengan fokuskan skill individu. Karena tim yang akan dihadapi Indonesia bukanlah sembarang tim, sangatlah berat yakni satu group Final DNC 2015 bersama Timnas Cina, Kanada dan Rumania.
Indra Safrie pelatih Tim Masional Garuda Muda saat ditemui Lapangan Agro Kusuma kota Batu, Kamis (8/10) mengatakan bahwa skill individu pada group G sangatlah penting. Karena Indonesia muda masih belum banyak pengalaman, untuk itu pihaknya dalam Latihan di kota Batu akan terus tingkatkan kemapuan fisik dan mental.
“Untuk berangkat ke Maroko pemain kita akan dibekali mental, kemapuan fisik. Sebab di Maroko suhu udara disana sangatlah berbeda dengan di Indonesia. Apalagi rencananya pertandingan akan digelar siang hari, maka yang perlu juga ditekankan adalah latihan pada siang hari” kata Indra Safri.
Selama latihan di kota Batu, kata Indra Safrie, Timnas akan melakukan tiga kali uji coba melawan Tim lokal U 12 asal kota Batu.
Diharapkan dalam uji coba dengan tim kota Batu, anak asuhnya dapat meningkatkan kwalitas permainan pengelolahan bola yang baik dan benar, mulai dari shutting, drabbling, pressing dapat melakukan teknik kepada para pemain secara baik.
“Tim yang dihadapi timnas, bukan sembarang tim, karena rata-rata tubuhnya besar, fisiknya kuat, tidak ada cara lain kita harus pasang strategi, progress yang benar. Sebab yang masuk Gorup G adalah tim yang atngguh” jelas Indra Safrie
Dalam latihan yang dihadiri Menteri pemuda dan olaraga Imam Nahrowi, Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso, dan sebagian anggota DPRD kota Batu. Anak asuhnya Indra Safrie langsung semangat para pemain menunjukkan kemampuan masing-masing.
“Selama menjalani latihan 10 hari sebalum nantinya akan terbang ke Maroko, anak-anak diatur pola makannya, tidak sembarang makan, mie instan tidak boleh, kalao nasi oke” jelasnya (Adi wiyono).













