Berita UtamaPolitikRegional

Habib Hadi Zainal Abidin, Tahun Politik Santri Harus Menjadi Benteng Kerukunan

Avatar of admin
×

Habib Hadi Zainal Abidin, Tahun Politik Santri Harus Menjadi Benteng Kerukunan

Sebarkan artikel ini
ads
Walikota Probolinggo terpilih, Habib Hadi Zainal Abidin dinobatkan sebagai Bapak Madin.

PROBOLINGGO, Selasa (23/10/2018) suaraindonesia.news.com – Bersamaan dengan momentum Hari Santri Nasional ke-4 tahun 2018, Habib Hadi Zainal Abidin, selaku Walikota Probolinggo terpilih dinobatkan sebagai Bapak Madin (Madrasah Diniyah) dari FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah) Kota Probolinggo.

Penganugerahan sebagai Bapak Madin kepada Habib Hadi Zainal Abidin dari FKDT dilakukan seusai pawai ta’aruf dan Sholawatan dalam rangka memperingati HSN ke-4 tahun 2018 oleh ribuan santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) dan Madin se Kota Probolinggo Jawa Timur yang dipusatkan di Ponpes Riyadhlus Solihin Ketapang, Senin (22/10/2018) malam.

Dengan dinobatkannya Habib Hadi Zainal Abidin sebagai Bapak Madin tersebut, diharapkan kedepan Madin mendapat perhatian dari Pemerintah.

Dengan momentum HSN ini kami ingin mensiarkan bahwa dengan perayaan perayaan ini, dengan pawai dan ta’aruf santri ikut berkiprah didalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan itu mungkin bisa menjadi wadah bagi masyarakat. Ponpes mempunyai harapan besar untuk mencetak generasi generasi muda yang memiliki multi talenta dan berakhlak.

“Tentunya perlu kita sampaikan, santri harus menjadi benteng. Karena dengan adanya situasi tahun politik ini banyak hal hal, isu isu tentang agama, adu domba, penistaan kepada kelompok masyarakat. Oleh karena itu ponpes dan anak didiknya untuk berpartisipasi menjaga kerukunan ke beragamaan,” terangnya.

Hal tersebut diungkapkan Habib Hadi Zainal Abidin kepada sejumlah awak media seusai dinobatkan sebagai Bapak Madin oleh FKDT, di Ponpes Riyadhlus Solihin, Senin (22/10/2018) malam.

Dia mengatakan, saya dinobatkan sebagai Bapak Madin, itu merupakan harapan penuh bagi lembaga lembaga Madin untuk kedepannya ada perhatian dari pemerintah.

“Dalam kesempatan ini Pemerintah Pusat sudah mengegolkan RUU Ponpes dan Madrasah Diniyah (Madin). Dengan begitu harapan Madin kedepan ada perhatian dari Pemerintah, sehingga bisa mencetak generasi muda yang berakhlak dan bermanfaat bagi nusa dan bangsa,” ungkap Habib singkat.

Reporter : S. Widjanarko
Editor : Agira
Publisher : Imam