Gubernur Jambi Hadapi MEA Melalui Pendidikan Berkualitas

Gubernur Jambi Zumi Zola

Reporter: Inro
Jambi, Sabtu (4/2/2017) suaraindonesia-news.com – Gubernur Jambi Zumi Zola melakukan peletakan batu pertama dalam pembangunan Masjid dan Sekolah Al-Azhar Cabang yang ke-57 seluruh Indonesia khususnya di Provinsi Jambi, Sabtu (04/02/2017) Citra Raya City Mendalo Jambi.

Turut mendampingi Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar, Mantan Gubernur Jambi  Zulkifli Nurdin, Mantan Kapolda Jambi Lutfi Lubianto, Bupati Merangin, PJ Sarolangun, Pj. Tebo Pengurus yayasan Al Azhar.

Pada kesempatan pertama Mantan Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin juga ayah dari Zumi Zola zulkifli mengatakan, bahwa saat ini Provinsi Jambi telah mempunyai sekolah yang bertaraf nasional juga sudah dikenal masyarakat, Sekolah Al-Azhar.

“Saya mencontohkan dari sebuah negara yang dalam perang dunia ke-2 banyak jatuh korban bagi masyarakat, sehingga sarana dan parasarana banyak yang hancur,”terangnya.

Siapa lagi kalau bukan negara Jepang di bom atom oleh amerika serikat sampai 2 kali, sarana pendidikan hancur korban ribuan, tetapi apa yang diambil tindakan oleh rakyatnya.

“Mereka mulai berpikiran maju, tidak mau disepelekan lagi sampai saat ini jepang selalu mempunyai produk yang modern,”jelasnya.

Saat ini Indonesia telah menerima adanya MEA, suka tidak suka harus menerima termasuk dalam dunia pendidikan. Para guru yang dari luar akan masuk ke Indonesia hingga masuk ke Jambi, bila kualitas mereka bagus kita bisa tertinggal.

“Dengan hadirnya sekolah Al-Azhar di Jambi bisa meningkatkan akan kualitas dalam dunia pendidikan mutu dan kualitas,”ujarnya.

Sementara itu Zumi Zola mengatakan memang benar dikatakan oleh Zulkifli Nurdin bahwa masyarakat Indoneis harus menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean ( MEA ) yang sudah dicanangkan oleh Presiden Jokowi.

“Suka tidak suka, terima mau tidak terima ini harus dihadapi. Terutama dalam MEA ini pendidikan di Jambi harus ditingkatkan akan kualitas pendidikan, sarana, dan tenaga pengajar atau tenaga pendidik itu sendiri,”tegasnya.

Negara tetangga akan juga mengirim tenaga pendidikan untuk bekerja di pelosok seluruh nusantara termasuk dalam provinsi jambi.

Untuk itu dengan hadirnya sekolah al-azhar di Provinsi Jambi ini dapat meningkatkan akan peran serta tenaga pendidikan dalam meningkatkan pendidikan untuk anak didik mereka.

“Pembangunan sekolah Al-Azhar yang akan didirikan TK dan SD dapat terus berkesinambungan untuk pembangunan sekolah ke tingkat SMP dan SMA,”ujarnya.

Bila kelas TK dan SD menciptakan anak didik yang berprestasi Pemprov Jambi untuk meminta kepada pengurus atau yayasan ini dapat berkesinambungan ke tingkat sekolah SMP dan SMA tentu ini dapat membantu pendidikan di Jambi. Juga diharapkan peran serta dari alumni dari al-azhar ini bisa memberikan ilmunya kepada anak didik.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here