BLORA, Senin (31/08) suaraindonesia-news.com – Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi sekaligus menyalurkan bantuan kepada tiga warga rentan di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Senin (31/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan di wilayah Dusun Kembang dan Dusun Goloyo sebagai respons Pemerintah Kabupaten Blora setelah menerima laporan dan informasi dari jaringan Media Peduli mengenai adanya warga di wilayah pelosok yang belum tersentuh atau terjangkau program pelayanan pemerintah daerah.
“Yang pertama saya ucapkan terima kasih atas kepedulian dari Media Peduli untuk warga Kabupaten Blora yang belum terjangkau pada pemerintah daerah Blora. Jadi dengan adanya itu, tidak kami lanjuti, terus ke lapangan, kita berikan bantuan, kami mewakili Pemerintah Kabupaten Blora langsung turun lapangan memberikan bantuan,” ujar Sri Setyorini di lokasi, Senin (31/8/2026).
Dalam peninjauan tersebut, rombongan mendapati kondisi sejumlah warga yang membutuhkan perhatian. Di antaranya terdapat warga yang menderita tuberkulosis (TB), serta pasangan suami istri dengan kondisi sang suami menderita TB dan istrinya mengalami stroke.
Untuk memastikan penanganan dilakukan secara menyeluruh, Pemkab Blora mengerahkan tim lintas instansi. Tim tersebut terdiri atas Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Tim juga didampingi pihak Kecamatan Bogorejo dan unsur Media Peduli selama pelaksanaan peninjauan dan penanganan di lapangan.
Selain memberikan bantuan material dan memenuhi kebutuhan makan siang yang ditanggung oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terdekat, Pemkab Blora turut merespons persoalan administrasi kependudukan warga.
Warga yang sebelumnya telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), tetapi belum tercatat dalam sistem, serta warga yang belum memiliki KTP, langsung mendapatkan penanganan administrasi kependudukan pada hari yang sama.
Di bidang kesehatan, Pemkab Blora menempatkan aspek pemantauan kondisi warga sebagai salah satu prioritas. Dinas Kesehatan Kabupaten Blora melalui Puskesmas Bogorejo ditugaskan melakukan pemantauan dan pengecekan kesehatan secara rutin setiap bulan terhadap warga rentan yang bersangkutan.
Sementara itu, terkait usulan pemindahan salah satu warga, Mbah Sumi, ke panti sosial, Wakil Bupati memilih menghormati keinginan warga tersebut. Sebelumnya, Mbah Sumi menolak usulan tersebut karena tidak ingin berpisah dari lingkungan dan tetangganya.
Sebagai alternatif, Pemkab Blora akan melakukan perbaikan fasilitas hunian agar tempat tinggal Mbah Sumi menjadi lebih layak, termasuk pembenahan tempat tidur dan penyempurnaan kamar mandi.
“Aku suka dengan yang sini, otomatis kita langsung bersikap untuk membenahi tempat tidur yang layak, agak layak, dan kamar mandi kita sempurnakan,” tegas Sri Setyorini.
Menutup kegiatan peninjauan tersebut, Wakil Bupati Blora Sri Setyorini menyampaikan apresiasi kepada tim Syber Media Peduli atas sinergi dan kepedulian sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Blora.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam merespons laporan masyarakat sekaligus memastikan warga rentan memperoleh akses terhadap pelayanan pemerintahan, administrasi kependudukan, kesehatan, serta bantuan sosial sesuai kebutuhan.












