Berita UtamaRegional

Generasi Milenial Mesti Faham Makna Hari Lahir Pancasila, Bukan Judi Online

Avatar of admin
×

Generasi Milenial Mesti Faham Makna Hari Lahir Pancasila, Bukan Judi Online

Sebarkan artikel ini
IMG 20220601 145607
Foto: Tokoh muda asal Batuputih Sumenep, Wawan yang getol dengan aspirasi perjuangkan hak rakyat (sumber grafis: taretanwawan)

SUMENEP, Rabu (01/06/2022) suaraindonesia-news.com – Hari Lahir Pancasila yang jatuh 1 Juni mempunyai makna yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Generasi muda saat ini, terutama milenial mesti terinspirasi dengan perjuangan para pahlawan saat itu.

“Dari sejarah lahirnya Pancasila, dapat kita simpulkan bahwa kita harus mulai melihat peran pemuda untuk bangsa ini,” kata tokoh muda Sumenep, Wawan. Rabu, 01 Juni 2022.

Ia menambahkan, kalau pemuda milenial sekarang ini bisa mengerti dan memahami sejarah, maka hal itu sudah menandakan bahwa nilai-nilai bela negara yaitu cinta Tanah Air sudah dipegang dan dipahami betul.

“Sudah berapa tahun lamanya kita merayakan hari lahirnya Pancasila ini tanpa mengetahui sejarah dan peran pemuda Indonesia dimasa lalu dan apa yang bisa dilakukan oleh pemuda masa kini,” ujarnya.

“Hal ini tantangannya. Apakah pemuda hari ini hanya bisa tiktokan sambil leye-leye tidak jelas, tanpa mengetahui sejarah panjang perjuangan tokoh-tokoh muda maupun para pahlawan dahulu. Ini sangat miris,” imbuhnya menegaskan.

Harusnya, kata dia, pemuda hari ini bisa menaruh rasa prihatin atas kondisi bangsa indonesia yang caruk-maruk. Apalagi ditengah pemulihan ekonomi pasca dampak covid-19.

“Sebagai pemuda yang lahir di sebuah desa terpencil seperti saya. Mari kita hidupkan desa dan bangkitkan ekonominya bersama-sama untuk membantu pemerintah. Tentunya dengan kreatifitas dan semangat juang,” ajaknya.

Aktivis PMII Sumenep ini juga mengajak generasi muda tidak terjebak dengan kegiatan yang negatif dan banyak merugikan diri. Ia mencontohkan, seperti kasus judi online yang saat ini sedang marak dan meresahkan.

“Jangan terjebak dengan judi-judi online yang menggiurkan seperti saat ini. Juga jauhi jenis obat-obatan terlarang, hindari miras dan mari terus bergotong-royong dalam hal-hal yang positif. Sebab dengan begini kita sudah bisa dikatakan tidak jadi beban atas negara kita,” pungkas pemuda alumni Unija Sumenep itu.

Reporter : Sya
Editor : Redaksi
Publisher : Romla