Gempita Minta Penegak Hukum Transparan Dalam Penanganan Meninggalnya Serda IBG

Sabarman Zalukhu, Ketua DPW LSM Gempita.

GUNUNGSITOLI, Sabtu (9/11/2019) suaraindonesia-news.com – Kabar duka meninggalnya Serda Iman Berkat Gea menuai berbagai kritik, pendapat atau opini ditengah tengah masyarakat Kepulauan Nias, hal ini mengundang kekhawatiran sejumlah pihak.

Menanggapi berbagai informasi yang simpang siur tentang meninggalnya anggota TNI Serda Iman Berkat Gea tersebut membuat kalangan aktifis Nias angkat bicara.

Salahsatunya Sabarman Zalukhu Ketua DPW LSM Gempita (Generasi Muda Peduli Tanah Air) Kepulauan Nias menyampaikan duka cita yang mendalam.

“Kami ingin mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalammnya, semoga almarhum diterima di sisiNya, sekaligus kami mau mengajak saudara-saudara kami masyarakat Nias untuk berdoa bagi ketenganan almarhum,” ucap Sabarman Zalukhu melalui pesan singkat whatsAppnya saat dimintai tanggapan seputar kabar meninggalnya Serda IBG, Sabtu (09/11).

Lanjut Sabarman, soal adanya kesimpang siuran informasi, ia mengaku membaca disalah satu berita online, Kodam I/BB melalui Kapendam I/BB Kolonel Inf Zeni Djunaidhi mengatakan, pihaknya sedang melakukan investigasi. Peristiwa di atas merupakan kejadian internal satuan dan sedang diverifikasi oleh tim investigasi. Menyikapi dari pernyataan tersebut, pihaknya ingin memberikan apresiasi atas langkah-langkah dan upaya yang telah dilakukan oleh Kodam I/BB.

“Kita yakin dan percaya Kodam I/BB tentu memiliki mekanisme dalam menyelesaikan masalah ini, apalagi sedang di investigasi, demikian juga kami ketahui kemarin pihak keluarga sudah melapor di SUB DENPOM (POMAD) Nias, kita berharap agar pihak POMAD dalam melakukan penyelidikan/penyidikan dapat dilakukan secara transparan terkhusus kepada keluarga Almarhum, sekali lagi mari kita percayakan, karena TNI AD memiliki mekanisme tersendiri dalam menangani hal ini,” tegas Sabarman Zalukhu.

Diakhir tanggapannya, aktifis Nias tersebut mengajak seluruh masyarakat Nias agar dapat menahan diri dalam memberikan tanggapannya.

“Mari kita menahan diri dalam memberikan tanggapan, pendapat khususnya di media sosial, mari kita dorong, kawal terus pihak terkait agar dapat mengambil langkah-langkah kongkret,” ajaknya.

Menurutnya, semua pihak harus sadari bersama atas peristiwa ini telah membawa duka mendalam bagi seluruh masyarakat Nias, termasuk TNI-AD juga pasti merasakan hal yang sama yakni telah kehilangan salah satu prajurit mudanya, terlebih lebih keluarga almarhum.

“Jadi mari kita saling menjaga dan juga kita jaga institusi TNI yang kita cintai, karena TNI itu adalah anak kandung rakyat,” ajak Sabarman Zalukhu.

Reporter : Topan
Editor : Amin
Publisher : Oca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here