Gelar Temu Ramah dan Apresiasi Hasil Pertanian, DKPP Sumenep Dorong Digitalisasi Pertanian - Suara Indonesia
BeritaEkonomiPemerintahan

Gelar Temu Ramah dan Apresiasi Hasil Pertanian, DKPP Sumenep Dorong Digitalisasi Pertanian

×

Gelar Temu Ramah dan Apresiasi Hasil Pertanian, DKPP Sumenep Dorong Digitalisasi Pertanian

Sebarkan artikel ini
IMG 20250123 213039
Foto : Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid diacara Temu Ramah dan Apresiasi Hasil Pertanian yang digelar DKPP di Pendopo Agung Keraton Sumenep, pada Kamis (23/01/2025). (Foto: Ari/Suara Indonesia).

SUMENEP, Kamis (23/01) suaraindonesia-news.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Madura, Jawa Timur, tengah mengembangkan strategi untuk mewujudkan pertanian yang mandiri sekaligus meningkatkan produksi, mengingat kekayaan alam yang melimpah. Kamis, (23/01/2025).

Hal tersebut di sampaikan pada kegiatan Temu Ramah dan Apresiasi Hasil Pertanian yang digelar DKPP di Pendopo Agung Keraton Sumenep, pada Kamis (23/01/2025).

Sementara, total lahan pertanian di Sumenep saat ini mencapai 131.000 hektare yang tersebar di 27 kecamatan.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengungkapkan bahwa sektor pertanian di Sumenep tidak hanya mencakup tanaman pangan, tetapi juga komoditas seperti cabai jawa, kelapa, dan tembakau. Bahkan, kelapa dari Sumenep diketahui sebagai yang terbesar di Jawa Timur.

“Selain kekayaan alam, Sumenep juga memiliki potensi yang besar dalam komoditas lain seperti cabai, bawang merah, cabai rawit, dan cabai besar yang telah mendapatkan paten,” ujarnya.

Chainur juga menambahkan bahwa populasi sapi di Sumenep menempati posisi teratas di Jawa Timur, dengan jumlah mencapai 275.000 ekor, sementara populasi kambing mencapai 157.735 ekor yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten.

Untuk memperkuat sektor pertanian, ia mengungkapkan terus mengambil langkah-langkah inovatif, salah satunya dengan menciptakan aplikasi digital bernama ‘Silangtani Sumenep’, yang berfungsi sebagai tempat pelelangan komoditas pertanian berbasis teknologi.

Selain itu, penggunaan drone mulai diterapkan untuk mendukung modernisasi pertanian di Sumenep.

“Langkah ini bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan sesuai dengan jargon Kementerian Pertanian RI, yakni Menuju Pertanian Tangguh, Modern, dan Mandiri,” tegas Chainur.

Di acra yang sama, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, juga menekankan bahwa kekayaan sektor pertanian di kabupaten ini perlu terus dikembangkan.

Potensi agrikultur, peternakan, dan perikanan di Sumenep harus dimaksimalkan guna mencapai ketahanan pangan.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep akan terus memfokuskan perhatian pada sektor pertanian. Kami juga mendorong para penyuluh untuk mengedukasi para petani agar dapat memanfaatkan teknologi pertanian secara optimal,” jelas Bupati Fauzi.

Selain itu, untuk mendukung pemasaran hasil pertanian, Bupati Fauzi meminta petani agar terus mengembangkan akses ke pasar penjualan.

“Tujuan utama dari semua ini adalah agar petani dapat sejahtera. Berbagai inovasi akan terus kami kembangkan demi mendukung pertanian modern dan mandiri,” tandasnya.

Menurutnya, dengan langkah-langkah tersebut, Sumenep siap menuju kemandirian pangan yang berkelanjutan, dengan mengoptimalkan kekayaan alam, memanfaatkan teknologi, serta meningkatkan kesejahteraan petani.

“Tujuan utama dari upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep adalah memastikan kesejahteraan petani. Oleh karena itu, berbagai inovasi akan terus didorong untuk mewujudkan hal ini,” pungkas Bupati Fauzi.