Gelar Peringatan Malam Nuzulul Qur’an 1442 H, Begni Harapan Bupati Pamekasan

oleh -11 views
Bupati Pamekasan menggelar peringatan Nuzulul Qur'an yang didahului dengan pelaksanaan Sholat Isya' dan taraweh bersama dengan sejumlah Ormas Islam serta tokoh masyarakat lainnya di Mandhepah Agung Ronggosukowati.

PAMEKASAN, Kamis (28/04/2021) suaraindonesia-news.com – Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar peringatan Nuzulul Qur’an yang didahului dengan pelaksanaan Sholat Isya’ dan taraweh bersama dengan sejumlah Ormas Islam serta tokoh masyarakat lainnya di Mandhepah Agung Ronggosukowati.

Dalam acara Nuzulul Qur’an ini, Pemkab Pamekasan menampilkan penceramah Prof Dr KH Ahmad Zahro, MA (al hafidz) Guru Besar bidang Ilmu Fiqih (Hukum Islam) di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, yang dihadiri langsung oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam didampingi jajaran Forkopimda, sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Pamekasan, Ketua PCNU, Ketua Muhammadiyah dan Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Pamekasan.

Bupati Pamekasan, dalam kesempatan tersebut berharap, dalam menyambut bulan suci ramadhan harus diisi dengan beberapa kegiatan-kegiatan yang positif, tidak hanya untuk meningkatkan keshalihan private kita tetapi juga keshalihan sosial, kesetiakawanan, mendorong kinerja dan etos untuk lebih produktif dan inovatif.

“Harapan saya pemerintah di kabupaten ini dengan segala dinamika yang ada didalamnya terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat, terus keluar dari sudut pandang biasa menuju cara luar biasa. Sudah sering saya katakan bahwa tidak mungkin ada hasil luar biasa dari kerja biasa, untuk bisa mencapai hasil yang luar biasa perlu komitmen, perlu kerja yang luar biasa,” kata Badrut Tamam.

Menurutnya, Dengan ikhtiar positif dan keluar dari cara biasa merupakan salah satu cara agar Kabupaten Pamekasan bisa berdaya saing dengan kabupaten maju di Indonesia.

“Dengan konsep membangun strategi ikhtiar positif dan keluar dari cara biasa tetapi inspiratif, kontruktif dan inovatif merupakan salah satu cara mendorong bagaimana kabupaten ini bisa berdaya saing dengan kabupaten maju di Indonesia termasuk kita membangun top of mind atau kesan pertama ketika mendengar kalimat Kabupaten Pamekasan,” tegasnya.

Kata Bupati muda itu, bahwasannya Nuzulul Qur’an di bulan ramadhan tahun ini mengajarkan kepada kita semua bahwa ramadhan ini sungguh istimewa.

“Kita perlu bersujud syukur kepada Allah setiap malam bahwa Allah telah mempertemukan kita dengan ramadhan,” tandasnya.

Dirinya juga menambahkan, saya pribadi dan kita semua berdoa mudah-mudahan Allah swt memberikan umur yang panjang dan sehat sehingga kesempatan di bulan ramadhan ini kita betul-betul maksimal dan bisa bermunajat, serta bisa berjumpa kembali di bulan suci Ramadhan tahun depan.(Adv).

Reporter : My
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *