Gelar Konferensi Pers, Kapolres Sumenep Nyatakan ‘Perangi Narkoba’

oleh -133 views
Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi didampingi Kasubag Humas Polres Sumenep dan Kasatresnarkoba Polres Sumenep, Senin (13/1/2020).

SUMENEP, Senin (13/1/2020) suaraindonesia-news.com – Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, menggelar Konferensi Pers hasil pengungkapan tiga kasus sekaligus di pertengahan bulan Januari 2020, di halaman Kantor Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (13/1).

Dalam Konferensi Pers kali ini, ada tiga kasus berupa tindak pidana pelemparan bondet, tindak pidana penganiayaan atau pengeroyokan, dan kurir narkotika jenis sabu.

Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi menyampaikan dan menjelaskan satu persatu dari tiga kasus tersebut sambil menunjukkan tersangkanya, dalam hal itu ada 7 tersangka.

“Untuk pertama kali tersangaka kasus pelemparan bodet ada tiga tersangka asal Kecamatan Lenteng berinisial ME (40), FM (32), dan MA (40) yang dilakukan penangkapan pada Jumat (3/01) lalu,” ungkapnya.

Tersangka dalam Kasus Bomdet ini berawal dari persoalan asmara, dengan demikian FM merupakan perakit Bomdet bekerjasama dengan ME atas suruhan MA.

“Dengan permasalahan MA yang sakit hati atas mantan istrinya nikah lagi. Sampai melakukan pelemparan Bomdet, Dari tiga tersangka tersebut, dikenakan Pasal 187 ayat 1 KUHP dan Pasal 1 ayat 1 UU Nomor 12 Tahun 1951 UU Darurat dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” kata Deddy kepada awak media.

Kasus kedua yang mengungkap tindak pindana penganiayaan. Tersangka berinisial AF (26) dan AS (45), tersangka tersebut asal warga Desa Legung Timur, yang mengeroyok korban yang bernama Abdus Salam (39) warga satu kampung dengan tersangka.

Kapolres Deddy menyampaikan, motif dalam tindak penganiyaan tersebut lantaran tersangka AF sakit hati dituduh melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) oleh korban.

“Maka dari itu tersangka AF untuk mengeroyok korban mengajak tersangaka AS, kejadian itu di halang oleh para saksi di situ, kemudian dilakukan penangkapan oleh Satreskrim Polres Sumenep,” jelasnya.

Sementara akibat perbuatannya, kedua tersangka dikenakan Pasal 170 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

Kasus ketiga Satresnarkoba Polres Sumenep berhasil mengamankan MU (44), Kurir Narkotika jenis Sabu, pelaku diketahui warga Dusun Nong Malang, Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur Sabtu (11/1) sekira pukul 21.00 Wib. Dengan barang bukti sabu seberat 1,7 gram.

“Dari penangkapan tersangka MU ini kemudian dilakukan pengembangan dan akhirnya berhasil dilakukan penangkapan terhadap tersangka berinisial S di Kecamatan Kota Sumenep dengan barang bukti sabut 3,3 gram,” jelas Kapolres Deddy.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun.

Tambah AKBP Deddy Supriadi mengutip dari sambutan Bupati Sumenep pada saat Kapolres Sumenep menghadiri serah terima jabatan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sumenep. Dalam hal itu sekitar 350 Narapidana 70% merupakan Narapidana Kasus Narkoba.

“Kami bersama Forkopimda menyatakan perang dengan Narkoba, maka peran masyarakat kami butuhkan demi memberantas peredaran Narkoba maupun pengguna Narkoba di daerah Kabupaten Sumenep,” tandasnya.

Reporter : Dayat
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *