Gelar Do’a Bersama Untuk Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Mengenang Jasa Sang Proklamator

oleh -3 views
Foto: Do'a Bersama Untuk Bung Karno, Sang Proklamator RI tepat pada hari lahir Pancasila di halaman Labeng Mesen Keraton Sumenep. Sabtu, 1 Juni, 2024.

SUMENEP, Sabtu (01/06) suaraindonesia-news.com – Sejumlah pejabat dan ribuan ASN Pemkab Sumenep Madura Jawa Timur hadiri kegiatan doa untuk sang Proklamator Republik Indonesia tepat pada hari lahir Pancasila di halaman Labeng Mesen Keraton Sumenep. Sabtu, 1 Juni 2024.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Sekda Sumenep, Ir. Edy Rasyadi, Kepala Bappeda Arif Firmanto, Kepala Disbudporapar, Dirut RSUD Sumenep dan puluhan Kepala OPD, ASN serta para Ketua AKD Kecamatan se-Kabupaten Sumenep.

Selain itu, hadir pula Kapolres Sumenep, Dandim Suemenep, keluarga Keraton, veteran, anggota Paskibraka, dan pihak Puskesmas daratan se Kabupaten Sumenep.

Pada acara itu juga dibarengi dengan kegita santunan anak yatim yang dilakukan langsung oleh Bupati Sumenep.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, doa untuk Sang Proklamator dari bung Karno yang paling penting selain mengingat jasa-jasanya sebagai pahlawan yang mengantarkan terhadap kemerdekaan bangsa dan negara adalah mengingat gagasan pemikirannya.

Baca Juga: Bagini Cara Nur Hayat Pemuda Sekaligus Aktivis Sumenep Memaknai Hari Lahir Pancasila

Salah satu gagasannya yakni Trisakti dan gagasan ini dapat dilaksanakan atau diimplementasikan dalam kondisi situasi sepanjang masa.

“Gagasan Trisakti ini ada tiga, pertama berdaulat di bidang politik, kedua berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan, ” ucap Bupati dalam sambutannya.

Menurutnya, berbicara terkait politik bukan hanya sekala kecil melainkan sampai sekala tingkat Internasional.

Fauzi menjelaskan bahwa Trisakti yang diajarkan Bung Karno menunjukkan kepada dunia bahwa peranan politik atas kemerdekaan Indonesia turut hadir, dengan demikian ketika ada kontes tasi politik harus turut ikut serta bukan anti Pati.

Baca Juga: Dinilai Akan Berikan Dampak Perekonomian Rakyat Semakin Tercekik, PKC PMII Jatim Angkat Bicara Soal Program Tapera

“Sebagai generasi penerus dituntut untuk dapat mewarisi keteladanan Bung Karno yang telah berjuang memperjuangan Kemerdekaan republik Indonesia,” katanya.

Sementara Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan mengatakan, kegiatan doa Bulan Bung Karno sendiri merupakan lanjutan kegiatan kalender Event 2024.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperingati perjuangan sang proklamator sebagai hal paling penting dalam bersejarah.

“Dalam rangka mendukung Bulan Bung Karno, Pemerintah Daerah telah mengadakan 14 event,” jelasnya.

Pada Bulan Bung Karno ini juga mengingat peristiwa bersejarah yakni sejarah Hari kelahiran Pancasila pada 1 Juni. Kemudian, hari lahirnya sang proklamator Bung Karno 6 Juni dan wafatnya Bung Karno pada tanggal 21 Juni.

Reporter : Ari
Editor : Amin
Publisher : Eka Putri

Tinggalkan Balasan