Gebyar Malam Kemilau Madura di Pamekasan, Jadi Ajang Silaturrahmi 4 Kabupaten

oleh -64 views
Gebyar Malam Kemilau Madura Hari Jadi ke 488 Kabupaten Pamekasan

PAMEKASAN, Minggu (21/10/2018) suaraindonesia-news.com – Gebyar Malam Kemilau Madura merupakan rangkaian kegiatan hari jadi kabupaten Pamekasan yang ke-488 sekaligus mengawali adanya kerapan sapi se Madura dalam memperebutkan piala presiden RI.

Acara yang dipusatkan di area Monumen Arek Lancor itu dihadiri Kepala Bakorwil Pamekasan, jajaran Forpimda, para pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Perwakilan 3 Kabupaten di Madura dan para tamu undangan lainnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyampaikan bahwa diumurnya yang ke 488 tahun menandakan jika Kabupaten Pamekasan sudah cukup dewasa.

Dalam acara yang dibawahi langsung oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pamekasan itu, para tamu undangan disuguhkan dengan berbagai pentas budaya dan seni serta beberapa hiburan lainnya.

“Di umurnya yang ke 488 tahun kita senantiasa siap untuk bekerja cepat, kerja cerdas untuk kemudian memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Pamekasan,” katanya. Sabtu (20/10/2018).

Gebyar Malam Kemilau Madura Hari Jadi ke 488 Kabupaten Pamekasan

Bupati mengatakan, Malam Kemilau Madura merupakan rangkaian kegiatan dalam memperingati hari jadi Kabupaten Pamekasan yang ke-488 sekaligus mengawali adanya kerapan sapi se Madura dalam memperebutkan piala Presiden RI.

“Sejalan dengan semangat pembangunan Madura melalui penguatan agama dan budaya, pelaksanaan malam kemilau Madura merupakan ruang untuk mengekspresikan identitas budaya dan jati diri masyarakat Madura,” tuturnya.

Baddrut berharap, ekspresi, kreasi dan prestasi anak-anak muda di Madura dalam beberapa sajian budaya yang dihadirkan dalam kemilau Madura ini menjadi simbul semangat dan kebangsaan anak muda diMadura terhadap budaya yang kita cintai.

“Hal ini perlu saya ingatkan, karena dalam pusaran arus budaya global seringkali kita lengang dan lalai untuk melakukan pewarisan budaya terhadap anak-anak muda yang masih dalam proses pencarian jati diri,” ucapnya.

Menurutnya, Malam Kemilau Madura merupakan ajang silaturrahim antar masyarakat, antar budaya lewat sajian seni karya kreatif antar empat kabupaten yang ada di Madura.

“Ini akan kita pertemukan dan menyatukan hati dan jiwa kita untuk kemudian menjadikan Madura sebagai kawasan terpadu dan satu kekuatan etnik serta budaya-budaya masyarakat Madura,” ungkapnya.

Lebih lanjut mantan anggota DPRD Jatim ini berkeyakinan bahwa, Pemerintah kabupaten yang ada di Madura memiliki komitmen dan semangat yang sama yaitu, membangun Madura sebagai satu kesatuan etnik, dan budaya dalam meraih masa depan Madura yang lebih hebat di tahun-tahun yang akan datang.

Kepala dinas Disparbud Pamekasan Achmad Sjaifudin ST, MT kordinator pelaksana kegiatan berjanji akan memberikan pelayanan terbaik demi lancarnya kegiatan Gebyar Kemilau semalam di Madura.

“Saat ini betul-betul memberikan motivasi kesan yang baik kepada seluruh tamu undangan dan segala-galanya berjalan dengan baik dan lancar mufah mudahan di tahun mendatang pihaknya dapat memberikan suguhan terbaik lagi untuk Pamekasan kota gerbang salam,” harapnya.

Reporter : May
Editor : Agira
Publisher : Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *