Gara Gara Lilin, Lima Rumah Ludes Terbakar

oleh -25 views
Kobaran api yang meludeskan lima rumah di Desa Blimbing Kecamatan Besuki.

SITUBONDO, Jumat (24/7/2020) suaraindonesia-news.com – Kebakaran hebat kembali terjadi di Kabupaten Situbondo Jawa Timur. Diduga gara gara api lilin yang dipergunakan sebagai penerangan saat listrik padam, lima rumah semi permanen yang berlokasi di Dusun Mandar Desa Blimbing Kecamatan Besuki ludes dilalap si jago merah.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun insiden kebakaran yang terjadi sekitar pukul 01.20 dinihari itu membuat sejumlah warga setempat menjadi panik dan berusaha memadamkan kobaran api dengan alat seadanya.

Lima rumah tersebut masing masing, milik Pak Amsyar (40), Amsyari (45), Ibu Jamila (50), Pak Jamal dan Pak Reza hingga total kerugian materialnya mencapai sekitar Rp 400 juta.

Keterangan yang berhasil diperoleh menyebutkan, bahwa sekitar pukul 00.15 WIB terjadi listrik padam, hingga Amsyar kemudian menyalakan lilin sebagai penerangan di rumahnya. Setelah dirasa aman, Amsyar yang kesehariannya nyambi berjualan bensin pergi untuk kulakan bensin.

Nah, sepulang dari kulakan itulah, sekitar pukul 01.20 WIB, Amsyar kaget saat melihat kain korden di ruang tengah terbakar. Belum selesai kagetnya, tiba tiba kobaran api tersebut menyambar tumpukan botol berisi bensin yang ditaruh di tempat sholat hingga membuat kobaran api semakin tidak terkendali.

Tahu api semakin membesar, korban yang sudah dalam kondisi panik itu berusaha menyelamatkan anak dan istrinya keluar dari rumahnya, dan kemudian berteriak minta tolong.

Begitu mendengar teriakan kebakaran dan minta tolong, sejumlah warga setempat berhambur keluar rumahnya masing masing dan berusaha memadamkan si jago merah dengan alat seadanya serta menghubungi pihak berwajib dan petugas damkar yang disiagakan di Kecamatan Besuki.

Tanpa buang waktu, petugas Polsek Besuki dan satu unit damkar langsung tempat kejadian perkara (TKP). Dengan dibantu warga, petugas akhirnya berhasil memadamkan api. Bahkan, untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran susulan, petugas kembali melakukan pembasahan ke sejumlah titik api.

“Kejadiannya sekitar pukul 01.20 dinihari. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan proses pemadaman berjalan lancar. Untuk total kerugian yang dialami oleh lima korban mencapai Rp 400 juta,” ujar koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono.

Reporter : Ugik
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *