Gara-Gara Bawa Tunangan Orang, Motor Anak Bawah Umur Dibakar Massa

Kondisi Motor hangus setelah dibakar massa

Reporter: Liq

Sumenep, 21/07/2016 (Suaraindonesi-news.com) – Bahwa tunangan orang, seorang pelajar di kecamatan Pasongsongan hampir dihakimi massa.

Kejadian berawal saat H. Aziz bersama Istrinya pergi ke Haflatul  imtihan di salah satu madrasah di Dusun Bates, Desa Lebeng Timur, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Saat keduanya pergi ke acara di madrasah tersebut dirumah malah mereja kehilangan keponakannya yang masih duduk di bangku sekolah.

Diketahui keponakan H. Aziz berinisial TYB (15), tidak diketahui pergi kemana dan dibawa oleh siapa.

Kabar hilangnya TYB menyebar ke tetangga sekitar,Sehingga warga sekitar berusaha melakukan pencarian gadis yang sudah bertunangan itu, hingga ke kampung sebelah.

“Namun upaya pencarian yang dilakukan warga bersama H. Aziz, tidak membuahkan hasil. Bahkan hingga menjelang adzan subuh, gadis tersebut belum diketahui keberadaannya,” terang salah satu warga setempat yang tidak mau disebut namanya, Kamis 21/7/2016

Sementara kapolsek Pasongsongan IPTU Abd Holik waktu dihubungi Via telp pribadinya membenarkan ada ya peristiwa tersebut.

“Benar mas tadi memang ada, kejadian tersebut bermula saat  H. Aziz (45), warga Dusun Legung, Desa Lebeng Timur bersama istrinya  HJ. Hozaimah berangkat ke acara Imtihan di MI Hidayatul Mubtadiin yang berjarak 100 meter sebelah timur rumahnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, Saat itu TYB tidak mau ikut ke acara imtihan dengan alasan sakit. Karena tidak mau H. Aziz bersama istrinya berangkat ke Imtihan.

Pada pukul 21.00 wib. H. Aziz menelpon ke HP milik TYB, tapi tidak aktif. Karena curiga, H. Aziz kemudian pulang dan mengetahui TYB sudah tidak ada dikamarnya.

“Akhirnya warga sekitar bersama H. Aziz selama melakukan pencarian sampai pagi hari belum ketemu juga karena mereka sudah merasa kecapean dan mengaku pasrah kehilangan TYB (putrinya) pencarian yang tadik membuahkan hasil, pencarian di hentikan,” imbuhnya.

Menurutnya, sebelumnya warga tidak langsung pulang ke rumah masing-masing dan meraka masih ngumpul di rumah H. Aziz.

Tiba-tiba dari kejauhan terdengar suara motor. Motor tersebut, ternyata dikendarai HLK (15), yag juga masih berstatus pelajar, dan Motor tersebut langsung masuk ke pekarangan H. Aziz.

“Mengetahui yang dibonceng HLK adalah TYB, yang dicarinya, emosi H. Aziz langsung memuncak dan menempeleng HLK,” kata IPTU Abd. Holik, Kapolsek Pasonsongan.

Sementara warga sekitar yang beranjak pulang dan tiba-tiba mendengar suara ribut-ribut sontak mereka langsung mendatangi TKP. Sehingga oleh H. Aziz, HLK disuruh lari, untuk menghindari tindakan anarkis warga.

Namun warga sekitar tetap tidak terima, dan membakar sepeda motor HLK.

“Sehingga Sepeda motor HLK ya hangus,” pungkasnya.