Gara-gara Asmara, Seorang ABG Mencoba Bunuh Diri

oleh -12 views
Vivtoria Saat di rawat di Puskesmas Sapeken

Sapeken, Suara Indonesia – Peristiwa tragis menimpa Viktoriana (17), anak kedua dari pasangan Pak Atuk Junaida (47), Warga Desa Saseel Kecamatan Sapeken, Dara yang masih berumur kencur hampir saja nyawanya tak tertolong setelah menum obat pembersih lantai (Ficsal), yang diambil dalam rak lemari dapur.

Pasalnya kemaren kamis, 06/08, sekitar jam18.15 waktu setempat, setelah solat magrib, warga sekitar sempat digegerkan oleh tindakan nekad seorang ABG yang mencoba bunuh diri dengan menengguk Obat pembersih lantai (Ficsal) sampai merenggang nyawa, untunglah ada seorang perawat yang lansung memberikan pertolongan seadanya untuk menyelamatkan korban, dengan memberikan minum air kelapa untuk mengeluarkan racun dari dalam perutnya, namun karena kondisinya semakin melemah, kemudian disarankan agar segera dilarikan kepuskesmas induk, dengan jarak tempuh 3 jam menggunakan perahu mesin, menyebrang laut yang kebetulan gelombang tinggi disertai angin kencang, agar dapat segera mendapat penanganan yang intensip dari pihak puskesmas sapeken

Informasi yang dapat dirangkum dari tetangga korban bahwa tindakan percobaan bunuh diri ini dilatar belakangi asmara, ternyata pacar korban pernah ditolak oleh Orang tuanya ketika datang untuk menyampaikan maksudnya hendak melamarnya, hal ini memang dibenarkan oleh orang tua korban Pak Atuk(47) saat dimintai keterangan soal kejadian perkara

Mendengar sikap penolakan inilah korban merasa malu, dan nekad untuk mengakhiri hidupnya dengan meneguk cairan pembersih lantai (Ficsal).

Sampai tulisan ini diturunkan korban masih mendapatkan perawatan intensip dari pihak Puskesmas Sapeken, dari salah seorang petugas menyatakan bahwa kondisi korban sudah mulai membaik, apalagi sudah bisa makan dan buang air sendiri. (Sur).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *