Gandeng ITB, Pemkab Nias Berhasil Dapatkan Sumber Mata Air Panas Mbomboaukhu

oleh -359 views
Bupati Nias saat meninjau air yang keluar setelah dilakukan pengeboran oleh tim ITB.

NIAS, Kamis (9/1/2020) suaraindonesia-news.com – Gandeng Institut Teknologi Bandung (ITB), akhirnya Pemerintah Kabupaten Nias melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Nias berhasil mendapatkan sumber mata air panas Mbomboaukhu yang sudah lama tidak mengeluarkan air akibat gempa bumi Tahun 2005 lalu.

Lokasi wisata yang terletak di Desa Oladano, Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias tersebut dikunjungi Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Drs. Firman Yanus Larosa, M.AP dalam rangka peninjauan Lokasi Pengeboran Sumber Air Panas yang sudah berhasil mengeluarkan air tersebut, Rabu (8/1).

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nias, Dahlanroso Lase bahwa sumber air panas tersebut semenjak gempa hingga kini tidak mengeluarkan air lagi.

“Sumber Air Panas ini semenjak Nias dilanda gempa bumi Tahun 2005 lalu tidak mengeluarkan air panas lagi. Dengan keadaan tersebut, Dinas Pariwisata Kabupaten Nias bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) mencoba melakukan survey pendahulu dan ternyata sumber mata air panas tersebut telah beralih ke tempat lain yang disebabkan oleh gempa bumi,” terang Kadis Kominfo.

Tahun 2019 yang lalu tim dari ITB mencoba melakukan pengeboran dan ternyata ditemukan titik air panas yang kurang lebih 160 meter dari lokasi sebelumnya.

Lebih lanjut Dahlanroso Lase menjelaskan bahwa menurut penelitian ITB sumber air panas tersebut saat ini berada dikedalaman 210 meter.

“Informasi yang kita peroleh dari hasil penelitian tim ITB yang diketuai oleh Prof. Asnawi menyatakan bahwa kedalam titik air terdapat di 210 meter dengan debit air 3 liter/detik,” ungkap Kadis menjelaskan temuan Tim ITB.

Kadis Kominfo juga menyampaikan langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Nias dalam pembangunan lokasi Mbomboaukhu akan dilakukan secara bertahap.

“Sesuai yang disampaikan Bupati Nias bahwa pembangunan kawasan lokasi wisata Mbomboaukhu akan dilakukan secara bertahap dengan membangun beberapa infrastruktur untuk mendukung menjadi kawasan pariwisata permandian air panas. Dan akan diawali dari tahun 2020 dan diharapkan dapat selesai di tahun 2021,” tutur Kadis menyampaikan pesan Bupati Nias.

Dalam peninjauan tersebut, turut serta Kepala Dinas pariwisata Kabupaten Nias, Kepala Bappeda Kabupaten Nias, Kepala Dinas Kounikasi dan Informatika Kabupaten Nias dan turut hadir kepala desa setempat serta Camat Idanogawo.

Reporter : Topan
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *