Gampong Simpangwie Dan Dusun Kurnia Kota Langsa Aceh Digenang Banjir

oleh -64 Dilihat

LANGSA-ACEH, SUARA INDONESIA-NEWS.COM – Warga Dusun Kurnia Gampong Paya Bujok Selemak, Kecamatan Langsa Baro – Kota langsa. setiap kali hujan digenangi air , Demikian ungkap salah seorang Warga Dusun Kurnia, Ruslan kepada Wartawan, Kamis (18/12).

Lebih lanjut menurut Warga Yang akrap disapa Ruslan, Sudah puluhan Tahun Kondisi banjir yang kami Alami, Namun Sampai Saat ini Belum Ada Perhatian dari pihak Instansi terkait agar bisa mengatasi banjir tersebut.

Salah seorang warga yang bernasib sama ” Ucap Saiful Azhar, Banjir didaerahnya karena saluran yang tidak mampu menampung debit air, yang di duga air meluap dari Lahan PT Nusantara yang letaknya di atas perkampungan masyarakat, sehingga terus mengalir melewati dusun kami, namun seandainya tidak ada air Bandang dari Lahan PTP Nusantara, Kami tidak bernasib buruk harus menerima banjir jika musim  hujan.”Ujarnya.

Kami sudah berulang kali mengadukan nasib Yang menimpa kami, namun sangat diharap keperdulian  Pemerintah, sebut Julian. Dia menilai kebijakan Anggaran daerah perlu menyelamatkan kesejahteraan rakyat, seperti Kebutuhan Pembuatan tanggul penahan limpahan air hujan yang sangat Didambakam semua warga Dusun Kurnia tersebut, namun sampai saat ini tidak kunjung terlaksana.

Lebih Lanjut julian Menuturkan, melalui dinas PU pengairan Langsa, agar tersentuh keperduliannya untuk mengatasi banjir di daerah kami jangan terus warga kota langsa menghadapi genangan air sehingga terkesan penderitaan masyarakat  terus terabaikan tanpa mendapatkan perlindungan dari Pemerintah Daerah ini.

Sementara juga puluhan rumah penduduk Gampong Simpang Wie, Kecamatan Langsa Timur, para warga mulai menumpang dirumah tetangga yang tidak terkena banjir.

Akibat banjir tersebut, ” Pantauan Media ini, Camat Langsa Timur, Ridwanullah beserta sejumlah anggota Danramil Alur Pinang dan Anggota Kapolsek Langsa Timur, mengajak warga untuk berhati – hati dengan membangun tenda pengungsi.

Dalam pasca banjir tersebut, puluhan warga Gampong Simpang Wie, sudah dua hari ini, belum mendapatkan saluran bantuan dari instansi terkait, ” Ucap seorang ibu Cek Mah, saat ditemukan Wartawan ditempat pengusiannya itu, kami sekarang sekeluarga terpaksa mengungsi ketempat lain, akibat air merendami rumanya setinggi 1 meter.

Geuchik Gampong Simpang Wie, Fahruddin, dalam mengatasi banjir tersebut juga mengarahkan warganya

Membuat dapur umum yang berharap, warga yang terkenak banjir bisa  menerima bantuan dari Dinas penyalur tersebut sampai sore tadi belum ada satupun bantuannya. (Rusdi Hanafiah).

Tinggalkan Balasan