Gagal Landing, Pesawat Latih Sekolah Pilot Milik MUFA Terbakar

Pesawat Latih Sekolah Pilot MUFA Banyuwangi Terbakar

Banyuwangi, Senin (16/1/2017) suaraindonesia-news.com – Sebuah pesawat latih sekolah pilot milik Mandiri Utama Flight Academy (MUFA) dengan jenis pesawat Cesna 172 S Nomor Lambung PK MU mengalami gagal landing dan terbakar di Bandara Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (16/1/2017).

Menurut Hadi, salah seorang saksi mata yang berada di sekitar Bandara Blimbingsari mengatakan ia sempat melihat asap hitam di sekitar landasan pacu, namun ia mengaku tidak mengetahui benda apa yang terbakar tersebut.

“Saya sempat melihat asap hitam dari bandara dan ada sesuatu yang terbakar. Selang beberapa menit kemudian saya bertanya kepada petugas di sekitar bandara, ternyata ada pesawat latih sekolah pilot yang terbakar,” tuturnya.

Informasi sementara, siswi yang berlatih dengan menggunakan pesawat Cesna tersebut melakukan manuver terbang dan propeller terkena pada badan landasan pacu atau “runway”, hingga menyebabkan percikan api hingga bagian depan pesawat terbakar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pesawat latih tersebut dikemudikan oleh salah seorang siswi pilot bernama Regina Martalia (19) asal Tangerang yang dikabarkan mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Rogojampi.

Sementara staf tata usaha (TU) Bandara Blimbingsari Irdian Ari kepada sejumlah wartawan mengatakan pihaknya belum bisa menyampaikan keterangan resmi terkait dengan penyebab gagal mendaratnya pesawat latih milik MUFA tersebut.

“Rincian kegiatan detail ‘crash landing’ pesawat latih sekolah pilot milik MUFA akan disampaikan langsung oleh Kepala Bandara Blimbingsari Dodi Dharma Cahyadi pada Selasa (17/1) pukul 08.00 WIB,” terangnya saat jumpa pers yang digelar di Bandara Blimbingsari.

Karena menurutnya penyampaian keterangan secara resmi gagal mendaratnya pesawat latih itu memerlukan koordinasi teknis dengan tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan unit-unit terkait, sehingga Kepala Bandara Blimbingsari akan menyampaikannya secara resmi pada Selasa (17/1).

“Namun, pesawat yang terbakar sudah dipadamkan dan dapat dievakuasi dari landasan pacu Bandara Blimbingsari, sehingga penerbangan komersial dapat dilaksanakan setelah pukul 14.00 WIB,” katanya.(Za)


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here