Peristiwa

FWLM Jember Gelar Diskusi Dan Syukuran Hari PersNasional

×

FWLM Jember Gelar Diskusi Dan Syukuran Hari PersNasional

Sebarkan artikel ini
suasana sesaat sebelum HPN d gelar
suasana sesaat sebelum HPN d gelar

Suara Indonesia-News.Com, Jember – PuluhanJuru Warta yang tergabungdalam Forum Wartawan Lintas Media (FWLM) Jember, gelar syukuran HPN ke 69 2015 di Kantor bersama, diperumahan Graha Citra Kaliwates.

Dalam kesempatan itu, sejumlah Wartawan dari Media Cetak dan Elektronik tampak hadir, juga beberapa Wartawan Senior Jember, diantaranya Adi Samekto Pimred Tabloid Prestasi, Esha Ghani Wartawan Senior, dan Muhammad Baharuddin Nur, juga Wartawan Senior, mereka adalah Wartawan angkatan 80 an,yang Dua Nama pertama diantaranya masih eksis hingga kini.

Moh. Baharuddin Nur misalnya, dalam testimoninya ia, menyentil Independensi dan keberpihakan Media terhadap Rakyat. menurutnya,’’saat ini banyak Wartawandan Media masa, yang telah dikendalikan oleh Pengusaha dan Penguasa. diamewanti-wanti jangan sampai ada pergeseran makna dari kata Wartawan, yang semula adalah Orang yang mencari, mengolah, dan menyuguhkan Berita, menjadi pewarta yang membela Jutawan

“jangan sampai berubah makna, Wartawan menjadi pewarta yang membela Jutawan,” sindirnya.

Oleh karena itu, mantan Politisi yang saat inimenjadi Aktifis anti rasuah itu berharap, agar para Wartawan yang tergabung dalam FWLM Jember, untuk lebih berani menyuarakan kebenaran, tentang maraknya Korupsi, yang terjadi di Kabupaten Jember. Yang menurutnya sangat butuh pengawasan dan keterlibatan Media Masa.

Otokritik tersebut juga disampaikan oleh Esha Ghani, Wartawan Senior yang sekaligus Redaktur Pelaksana di Majalah Sakinah, menceritakan tentang perbedaan Wartawan masa dulu dengan sekarang. dikatakannya, jika Zaman dulu untuk mendapatkan ID Card (KartuTandaWartawan) itu tidak mudah, harus melalui tes kemampuan dan kelayakan

“sangat berbeda dengan Jaman sekarang, siapapun bias menjadi Wartawan,” tuturnya.

Senadadenganitu, Adi Samekto juga menyayangkan betapa mudahnya seseorang mendapatkan ID Card Wartawan.

Menurutnya, dalam momentum HPN ini, selayaknya kaum Jurnalis harus mampu merefleksikan kembali apa sebenarnya fungsi dan peran Pers, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Jadi tidak hanya bermodal ID Card saja, melainkan kita juga harus menjadi Jurnalis yang ideal dalam mencari dan menyuguhkan berita, untuk membangun kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua FWLM Jember, Ihya Ulumiddin, meminta para Wartawan untuk meningkatkan kapasitas pribadi dalam Jurnalistik.

“Kami harapkan semua Wartawan yang menjadi anggota forum untuk meningkatkan kemampuan dalam Jurnalistik,” kata Ihya’dengan meningkatnya kemampuan Wartawan, maka secara Otomatis akan mengangkat Citra Media dimata Public, yang dinilainya belum menyuarakan kepentingan publik.

Puncak acara itu ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ihya’ yang diberikan ke Adi Samekto, sebagai ungkapan syukur, (dik/FWLM).