FMJB Kabupaten Jember Soroti Wartawan Abal-Abal

oleh -26 views
Gangsar Widodo Ketua FMJB

SUARA INDONESIA-NEWS.COM, JEMBER – FMJB/Forum Media Jember Bersatu menyoroti reputasi Wartawan Jember yang tidak jelas statusnya. keberadaan Wartawan abal-abal/bodrex membuat pihak ’’FMJB’’ bersikap.

Wartawan abal-abal/gadungan di kabupaten jember sungguh sangat meresahkan’karena  yang mereka lakukan sudah melenceng dan terkesan arogansi sebagai seorang jurnalistik.

Keberadan oknum Wartawan tersebut’secara tidak langsung sudah mencoreng nama baik profesi jurnalistik. kami dari Forum Media Jember Bersatu, akan bekerja semaksimal mungkin untuk memfilter dan akan berusaha membukukan data Wartawan dan Media yang ada di kabupaten jember. khususnya dari Media Migguan baik yang local maupun yang Regional’ungkap Gangsar Widodo ketua FMJB sekaligus Pimred Tabloid Sorot.

Gangsar menyatakan, bahwa rencana tersebut sudah di cetuskan dalam rapat kerja yang telah di lakukan beberapa waktu lalu. data/buku tersebut akan di sebar di semua SKPD dengan harapan agar data/buku tersebut mengantisipasi terhadap Wartawan yang sering berpindah Media yang sering di istilahkan dengan Wartawan kutu loncat dan juga mengantisipasi terhadap Wartawan gadungan/abal-abal.

Buku/data tersebut juga di harapkan mengantisipasi datangnya Wartawan musiman. sedangkan keberadaan FMJB sendiri sebagai sarana/tempat untuk menyatukan dan menampung aspirasi antar Wartawan local terang Gangsar, terkait dengan rapat kerja, Gangsar menyatakan, sebagai upaya menguatkan kembali keberadaan Media di Jember.data/buku tersebut akan di lengkapi dengan foto’ semua Wartwan yang ada.

Melihat keberadaan Wartawan di Jember khususnya Wartawan kutu loncat/abal-abal jumlahnya sudah sangat mengkhawatirkan, biasanya mereka muncul menjelang hari lebaran tiba. kita tidak bisa membiarkan hal tersebut terjadi lagi, karena keberadaan mereka sungguh sangat meresahkan khususnya terhadap para pejabat, kalau hal tersebut di diamkan secara otomatis sudah mencoreng tugas professional jurnalistik.(dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *