SUMENEP, Senin (8/12) suaraindonesia-news.com – Festival Pesisir 4 yang diselenggarakan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas bersama Husky CNOOC Madura Limited (SKK Migas–HCML) di Pulau Giligenting, Sumenep, pada Sabtu (6/12), mendapat banyak dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah. Pada kesempatan yang sama, HCML menerima tiga penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Penghargaan pertama diserahkan oleh Bupati Sumenep, DR. Achmad Fauzi Wongsojudo, atas partisipasi HCML dalam mendukung pelestarian seni dan kearifan lokal melalui penyelenggaraan Festival Pesisir 4 yang bertema Lengghi: Ekspresi Budaya Giligenting.
Penghargaan kedua diberikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sumenep, Dr. Ellya Fardasah. HCML dinilai berkontribusi pada upaya penurunan stunting melalui program “HCML untuk Masa Depan”, yang dirangkaikan dengan Festival Pesisir melalui kegiatan pemberian makanan bergizi kepada balita di lokasi acara.
Penghargaan ketiga disampaikan oleh Dinas Pendidikan Sumenep. Piagam tersebut merujuk pada kontribusi HCML dalam mendukung pendidikan lewat program “Langkah Baik HCML”, berupa pemberian sepatu kepada siswa berprestasi serta tas sekolah untuk siswa dari keluarga kurang mampu.
Ketiga penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, mewakili Bupati Sumenep pada malam puncak Festival Pesisir 4.
“Kami atas nama Pemkab Sumenep menyampaikan terima kasih kepada SKK Migas–HCML atas partisipasinya dalam membangun masyarakat Sumenep,” ujar Anwar dalam sambutannya.
Manager Regional Office and Relation HCML, Hamim Tohari, menyampaikan bahwa Festival Pesisir merupakan bagian dari rangkaian program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang berjalan selama satu tahun.
“Festival Pesisir adalah ajang silaturahmi SKK Migas–HCML dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi,” kata Hamim.
Terkait diterimanya tiga penghargaan tersebut, Hamim menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Sumenep. Ia menjelaskan bahwa program Langkah Baik HCML dan HCML untuk Masa Depan merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mempersiapkan generasi muda.
“Pada akhirnya kita akan digantikan oleh generasi berikutnya. Melalui Festival Pesisir dan rangkaian kegiatannya, kami berharap lahir generasi yang lebih baik, baik dari sisi moral, pendidikan, maupun kesehatan,” tambah Hamim saat ditemui setelah meninjau kegiatan khitanan massal, yang juga menjadi bagian dari rangkaian acara.
Hamim juga menjelaskan bahwa gelaran Festival Pesisir 4 melibatkan 164 warga Pulau Giligenting sebagai talent serta puluhan tenaga pendukung. Menurutnya, pelibatan masyarakat merupakan bagian dari upaya HCML untuk mewujudkan visinya menjadi “tetangga yang baik” bagi komunitas sekitar.
Kepala SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan, diwakili oleh Analis Formalitas dan Komunikasi, Yustian Hakiki, turut hadir pada malam puncak Festival Pesisir 4. Dalam sambutannya, Yustian mengapresiasi dukungan masyarakat Pulau Giligenting terhadap kegiatan industri hulu migas.
“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat Pulau Giligenting atas dukungan dan sinerginya dalam mendukung kegiatan industri hulu migas,” ujarnya.












