Feri Ketapang-Gilimanuk Tak Sebanding dengan Dermaga

oleh -67 Dilihat

Feri Ketapang-Gilimanuk Tak Sebanding dengan Dermaga

Negara, suaraindonesia-news.com – Jumlah feri yang beroperasi di Pelabuhan Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk tidak sebanding dengan jumlah dermaga sehingga menimbulkan antrean feri di Selat Bali.

Manajer Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Gilimanuk Wahyudi Susianto saat dihubungi dari Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa, menyebutkan bahwa jumlah feri di rute penyeberangan Jawa-Bali itu 38 unit, sedangkan dermaga di Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk, masing-masing hanya ada enam.

“Feri yang kami operasikan terpaksa hanya 30 unit. Itu pun tetap saja mengantre,” katanya.

Pihaknya pernah mencoba mengoperasikan seluruh feri yang berjumlah 38 unit itu. “Hasilnya, bukannya mempercepat pelayanan justru menghambatnya karena kapal harus antre lama untuk bersandar,” ujarnya.

Saat semua feri beroperasi, pihaknya juga telah mengurangi alokasi waktu sandar yang biasanya 45 menit. Namun hasilnya tetap saja tidak maksimal.

“Selain kapal tidak bisa penuh muatan sehingga merugikan perusahaan yang mengoperasikannya, kapal yang lain juga antre lama untuk sandar. Dengan cuaca yang tidak menentu seperti ini, kapal yang terlalu lama mengapung di laut bisa membahayakan penumpang,” kata Wahyudi.

Dengan pertimbangan tersebut, Wahyudi mengatakan, kapal yang dioperasikan hanya 30 unit secara bergiliran.

“Masalah cepat atau lambatnya pelayaran bukan semata-mata karena jumlah kapal, tapi jumlah dermaga untuk sandar juga penting. Biar banyak kapal, kalau dermaganya tidak ada akan percuma,” ujarnya.

Menurut dia, satu dermaga idealnya digunakan untuk empat kapal. Namun di Ketapang-Gilimanuk satu dermaga untuk melayani lima kapal yang bersandar secara bergiliran.

 

Sumber : Antara.com

Tinggalkan Balasan