Empat Bulan Gaji Pekerja Tidak Dibayar, PT. Damar Siput Di Demo

oleh -35 views
Ilustrasi

Reporter : Rusdi Hanafiah

Aceh Timur, Suara Indonesia-News.Com – Ratusan buruh PT. DS (Damar Siput) melakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor direksi perusahaan itu, di Jalan Wiralano No 1 Gampoeng Damar Siput kecamatan Rantau Selamat kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh Senin (4/1/2016).

Ratusan buruh perusahaa perkebunan yang dahulunya PT Para Sawita ini Menuntut gaji yang belum dibayar selama empat bulan. selain itu mereka juga menuntut uang over time (lembur – red).

Dalam aksinya para buruh ini juga mengungkapkan, Gaji yang mereka terima selama ini tidak sesuai dengan upah minimum provinsi Aeh. Upah yang mereka terima Rp 1.700.000 ditambah beras 15 kg perbulan bagi yang lajang.

Sedangkan bagi yang sudah berkeluarga di tambah 9 kg untuk istri dan 18 kg untuk dua orang anak.

Humas Perusahaan PT. Damar Siput Ibnu Hajar SH saat di konfirmasi oleh Wartawan diruang kerjanya membenarkan adanya aksi ujuk rasa tersebut, dilatar belakangi empat bulan para pekerja belum di bayar gaji.

Menurut Ibnu, alasan perusahaan belum membayar, karena perusahaan tidak memiliki uang untuk membayar gaji mereka karena Sawit saat ini sedang menurun (tred).

Terkait upah buruh di bawah UMP Ibnu membantahnya, dengan alasan, sudah membayar gaji sesuai aturan.

“Kalau ada yang menyebutkan gajinya di bawah UMP, berarti dia bukan karyawan kami, kami sudah membayar gaji sesuai aturan yang ada”, kata Ibnu.

Ibnu Hajar menambahkan, pihak perusahaan telah mendaftarkan seluruh karyawannya pada badan pelayanan jaminan kesehatan tenaga kerja, namun memang sudah 6 bulan tertunggak.

“Soal karyawan mau di rumahkan tidak di bayar itu tidak benar, ini baru wacana, kan belum  di laksanakan.” kilahnya

Saat di tanya Wartawan dengan kondisi keuangan perusahaan yang tidak mendukung apakah karyawannya akan di PHK, sang humas perusahaan tersebut langsung mengalihkan pembicaraannya.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) tenaga kerja pada Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi kabupaten Aceh Timur Mirwan saat di konfirmasi melalui Selulernya menyebutkan belum ada laporan dari para buruh tersebut yang terkait dengan demo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *