Dugaan Oknum Satpol PP Terlibat Narkoba, Sekda: Jika Terbukti, Sanksi Sesuai Mekanisme

oleh -417 views
Foto: Potret pengambilan sumpah janji jabatan dan pelantikan Muhaimin sebagai Sekda Kota Balikpapan pada Kamis, (15/12/2022) kemarin.

BALIKPAPAN, Jumat (16/12/2022) suaraindinesia-news.com – Pemerintah Kota Balikpapan akan mengambil tindakan tegas berupa pemberian sanksi kepada oknum anggota Satpol PP yang terlibat narkoba.

Sanksi akan diberlakukan sesuai dengan mekanisme dan peraturan perundangan undangan yang berlaku, jika terbukti bersalah.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan Muhaimin saat dikonfirmasi media hari ini.

“Biarlah sekarang berproses dulu, teman-teman yang di Satpol PP kan juga masih melihat prosesnya lebih lanjut. Kita gunakan asas praduga tak bersalah dulu, kalau memang terbukti bersalah tentu akan ada mekanismenya sesuai dengan aturan perundang undangan mengenai kepegawaian,” ujar Muhaimin, Jumat (16/12).

Muhaimin mengatakan, bahwa pihaknya masih menunggu proses di kepolisian terkait penangkapan oknum Satpol PP yang bertugas dilingkungan Pemkot Balikpapan belum lama ini, karena dugaan keterlibatan narkoba.

“Kita tunggu dulu prosesnya, nanti kalau sudah ada hasil dari pemeriksaan kepolisian dan seperti apa hasil di persidangan, baru kita akan mengambil langkah-langkah terhadap proses itu,” ucapnya.

Jika terbukti bersalah, lanjut Muhaimin, Pemkot akan memberikan sanksi kepada oknum tersebut sesuai aturan.

“Kalau terbukti bersalah tentunya pasti ada sanksi, tapi kita lihat dulu. Karena ketentuan sanksi juga diatur dalam perundangan. Sanksinya tergantung vonisnya nanti, apakah sanksinya pemberhentian atau seperti apa, nanti kita lihat lah, prosesnya kan masih panjang. Yang pasti sanksinya akan disesuaikan dengan aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Muhaimin menambahkan, bahwa pihaknya juga melakukan himbauan kepada seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) dilingkungan Pemkot Balikpapan yang bertugas di lapangan seperti Satpol PP, BPBD, Dishub, DLH dan Dinas Pekerjaan Umum untuk menjauhi narkoba dalam jenis apapun.

“Seluruh ASN yang di lapangan boleh-boleh saja menjaga stamina tubuh, tapi jangan gunakan narkoba. Mudah-mudahan kejadian ini menjadi pelajaran bagi ASN yang lain, terutama yang betugas di lapangan untuk menjauhi barang-barang yang dilarang, karena sanksinya cukup berat,” ujarnya.

Untuk diketahui, oknum Satpol PP berinisial AS (38) yang bertugas dilingkungan Pemkot Balikpapan ditangkap Satresnarkoba Polresta Balikpapan dalam dugaan keterlibatan sebagai pengguna narkoba jenis sabu-sabu.

AS ditangkap bersama seorang temannya berinisial MA (30) dan sejumlah barang bukti lainnya di Jalan Sultan Hasanuddin, Balikpapan Barat pada tanggal 12 Desember 2022 yang lalu.

Reporter : Fauzi
Editor : M Hendra E
Publisher : Nurul Anam

Tinggalkan Balasan