DPRK Abdya Gelar Paripurna Pembahasan Rancangan KUA dan PPAS Anggaran TA 2021

oleh -33 views
Wakil Bupati Abdya Muslizar, MT saat sambutan dirapat paripurna pembukaan pembahasan rancangan KUA-PPAS tahun 2021.

ABDYA, Jumat (18/9/2020) suaraindonesia-news.com – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya)menggelar kemabali Rapat Paripurna Pembahasan Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2021 dan Paripurna Pembukaan Reses II Anggota DPRK Tahun Anggaran 2020, yang berlangsung di Aula Gedung  Dewan setempat. Jumat (18/9).

Acara tersebut dipimpin langsung Ketua DPRK Abdya Nurdianto didampingi Wakil ketua II Hendra Fadli, SH dan dihadiri Wakil Bupati Abdya Muslizar, MT, Waka Polres Kompol Zainuddin, Kasi Intel Kajari Abdya Feri Dianata Ginting, SH, MH, Pasi 0ps Kodim 0110/Abdya Kapten Inf Moch Arifin dan Asisten I setdakab Amrizal, staf Ahli/Khusus, SKPK, Camat, Ketua KIP Sanusi, serta pejabat lainnya.

Ketua DPRK Abdya Nurdianto dalam sambutanya menyampaikan terimakasih kepada Badan Anggaran Musyawarah DPRK dan sekretariat yang telah memprogramkan acara hari ini, hingga dapat terlaksana  dengan baik dan kita harapkan acara ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

“Rapat paripurna pada hari ini akan membahas agenda mengenai KUA-PPAS tahun anggaran 2021dan pelaksanaan reses II anggota DPRK Abdya tahun 2020,” kata Nurdianto.

Pembahasan rancangan KUA-PPAS ini kata Nurdianto, adalah dasar untuk penyusunan RAPBK tahun anggaran 2021, sehingga dasar kebjikan umum anggaran dan perioritas plafon anggaran sementara pada tahun anggaran 2021bisa disepakati bersama oleh Bupati dan DPRK.

Dijelaskan Ketua DPRK, dokumen KUA adalah dokumen yang memuat kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan serta asumsi yang mendasarinya untuk periode I (satu) tahun, yang disusun didasari pada rencana kerja pembangunan Kabupaten (RKPK) tahun 2021 yang ditetapkan melalui peraturan Bupati nomor 28 tahun 2020 tentang rencana kerja pembangunan Kabupaten Aceh Barat Daya tahun 2021.

“Penyusunan SKPK ini berpedoman pada peraturan menteri dalan negeri nomor 64 tahun 2020, tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja  daerah,” jelasnya.

Terkait dengan pengumuman pelaksanaan reses II anggota DPRK tahun 2020, kata Nurdianto, maksud dan tujuan reses II tahun 2020 sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku, yaitu untuk menyerap aspirasi serta memberikan pertanggung jawaban moral politisi kepada pemilih di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing.

Sementara itu Wakil Bupati Muslizar, MT dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi –tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota dewan karena telah berkenan melakukan pembahasan terhadap Rancangan KUA dan PPAS tahun anggaran 2021.

“Rancangan KUA dan PPAS tahun 2021 ini disusun dengan pendekatan kinerja  yang berpedoman pada prinsip efektif, efisien, ekonomis, transpran dan bertanggung jawab dengan memperhatikan azas  keadilan, kepatutan dan manfaat untuk masyarakat,” sebutnya.

Selanjutnya, direncanakan KUA  dan PPAS tahun 2021 memuat proyeksi pendapatan, belanja dan pembiayaan sebagai berikut : 1. Pendapatan daerah tahun 2021 direncanakan sebesar Rp.817.134.781.425. Milyar, yang terdiri, A. Pendapatan asli daerah ( PAD) direncanakan sebesar Rp. 106.256.477.211, seratus milyar lebih. B. Pendapatan transfer direncanakan sebesar Rp,695.102.504.214,- enam ratus  sembilan puluh lima milyar,terdiri dari –Tarnsfer pemerintah pusat direncanakan sebesar Rp,671.103.693.406.enam ratus tujuh puluh milyar, transfer antar daerah direncanakan sebesar Rp,23.998.810.808, dua puluh tiga milyar lebih. C. Lain-lain pendapatan daerah yang sah direncanakan sebesar Rp,15.773.800.000,- lima belas Milyar lebih yang merupakan pendapatan hibah dari pemerintah pusat.

2. Belanja Kabupaten Aceh Barat Daya tahun 2021 direncanakan sebesar Rp,948.388.630.831,- sembilan ratus empat puluh delapan milyar.3.Pembiayaan kabupaten.

A. Penerimaan pembiayaan KabupatenAceh Barat Daya  dari Estimasi Silpa tahun 2020 direncanakan sebesar Rp,46.034.000.000,-kurang lebih empat puluh enam milyar.

B. Pengeluaran pembiayaan Kabupaten Aceh Barat Daya tahun 2021 direncanakan sebesar Rp,5.500.000.000,- lima milyar lima juta rupiah, yang akan digunakan untuk tambahan penyertaan modal  pada perusahaan daerah air  minum (PDAM) Gunong kila dan PT Bank Aceh Syariah.

C. Pembiayaan netto Kabupaten Aceh Barat Daya tahun 2021 direncanakan sebesar Rp,40.534.000,000,- lebih kurang empat puluh milyar.

Demikian gambaran angka–angka diatas, kata Wakil Bupati Muslizar, MT merupakan kerangka acuan untuk dibahas dan disepakati bersama untuk menjadi dasar penyusunan Rancangan APBK tahun anggaran 2021 mendatang.

”Mudah-mudahan kerja keras yang kita lakukan akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat di Nanggari Breuh Sigupai Abdya dan kita juga berdoa semoga apa yang telah kita perbuat selalu mendapat ridha dan hidayah dar ipada Allah Subhanahu Wa Ta’ala serta menjadi ladang amal bagi kita semua,” tuturnya.

“Pemkab Himbau Tidak ada Izin Keramaian”

Diakhir sambutanya, Wabup menyampaikan himbauan kepada masyarakat tentang wabah covid -19, yang sekarang Cluster nya sedang berada di Aceh dan termasuk Aceh Barat Daya salah satunya, jadi kata dia, tanpa kerjasama dari kita semua untuk meyakinkan dan memberi contoh kepada mereka tentunya agak sulit dilaksanakan yang mana selama ini Kapolres TNI-TNI-Polri sudah bekerja begitu maksimal untuk mensosialisasikan .

“Maka hargailah setiap kebijakan pemerintah, jangan malah ingin membuat permasalahan yang mendatangkan virus terutama bagi pihak yang ingin melakukan keramaian untuk sementara ini tidak kita inginkan, apalagi mendatangkan orang dari luar Kabupaten Aceh Barat Daya  dan hargai keselamatan demi kebaikan kita bersama,” tegasnya Wabup Muslizar.

Reporter : Nazli
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *