DPRD Pamekasan Gelar Rapat Paripurna Raperda RPJMD Tahun 2018-2023

oleh -52 views
Ruang Paripurna DPRD Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

PAMEKASAN, Rabu (01/09/2021) suaraindonesia-news.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar Rapat Paripurna pandangan umum fraksi-fraksi tentang Raperda perubahan atas Perda no 9 tahun 2019 tentang RPJMD Kabupaten Pamekasan tahun 2018-2023.

Rapat paripurna Raperda RPJMD yang di gelar di ruang paripurna DPRD tersebut, dihadiri Ketua DPRD Pamekasan bersama jajaran anggotanya dan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

Ketua DPRD Pamekasan, Fathor Rahman menyampaikan, rapat paripurna kali ini merupakan rapat dari serangkaian RPJMD Bupati Pamekasan. Karena dalam RPJMD itu ada beberapa perubahan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

“Fraksi-fraksi diberikan kesempatan untuk melakukan rapat intern untuk mengkritisi dan memberi masukan serta memberikan sanjungan terhadap program yang dikerjakan oleh eksekutif,” kata Ketua DPRD Pamekasan, Fathor Rahman saat usai melakukan Rapat Paripurna, Selasa (31/8/2021).

Di dalam rapat paripurna dijelaskan bahwa kinerja eksekutif ada yang baik, ada yang sedang dan ada yang buruk. Kemudian program yang terealisasi dengan baik mendapat sanjungan dan pekerjaan yang kurang baik perlu dikritisi untuk dijadikan masukan.

“Sanjungan itu perlu dilanjutkan, kemudian kekurangan-kekurangan masing-masing OPD itu dijadikan solusi alternatif untuk pembangunan Pamekasan ke depan agar lebih baik,” paparnya.

Fadhor akrab sapaannya itu melanjutkan, anggota fraksi itu sudah memiliki temuan-temuan di lapangan melalui konstituennya, sehingga dirapatkan.

“Ada kesempatan bagi fraksi untuk memberikan saran, kritikan dan sanjungan kepada pemerintah untuk segera ditindaklanjuti. Mudah-mudahan Pemkab Pamekasan menindaklanjuti mengenai pemandangan umum dari fraksi-fraksi,” terangnya.

Sementara, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam sangat menerima semua pendapat dan pemikiran anggota fraksi yang dinilai sangat bagus, konstruktif dan semuanya untuk kebaikan.

“Untuk mengambil keputusan harus dilakukan kajian, talaah dan analisa dari semua sudut pandang, yang meliputi regulasi, ekonomi, stabilitas serta nilai kemanfaatan,” pungkasnya.

Mas Tamam Aktab sapaannya itu menambahkan, Semua nanti akan di baca dan dianalisa, misalnya tugas kepemimpinan itu merangkum semua usulan dan pemikiran. Kemudian nantinya bisa memilih keputusan yang paling maslahah untuk Pamekasan kedepannya. (Adv)

Reporter : My
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *