exodus
BeritaNewsPemerintahan

DPRD Balikpapan Pastikan Lelang Fisik RS Balikpapan Timur Dimulai Tahun Ini, Target Rampung 2028

×

DPRD Balikpapan Pastikan Lelang Fisik RS Balikpapan Timur Dimulai Tahun Ini, Target Rampung 2028

Sebarkan artikel ini
IMG 20260805 192839
Foto: Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali.

BALIKPAPAN, Rabu (5/8) suaraindonesia-news.com – Komitmen Pemerintah Kota dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan untuk meningkatkan fasilitas kesehatan di wilayah timur terus berjalan.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, memastikan bahwa proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balikpapan Timur masuk dalam skala prioritas dan akan memulai tahapan fisik pada tahun ini.

Gasali menjelaskan bahwa saat ini proses administrasi sedang berjalan, khususnya terkait revisi dokumen pelelangan. Kendati ada penyesuaian, pihak legislatif optimis tahapan lelang dapat segera dieksekusi dalam waktu dekat.

“Untuk rencana pembangunan rumah sakit Balikpapan Timur saat ini memang masih ada revisi untuk pelelangannya. Namun yang jelas, kami memastikan di tahun ini proses lelangnya Insya Allah sudah bisa dijalankan,” kata Gasali ditemui di Gedung DPRD Balikpapan, Rabu, (5/8).

Menjawab kekhawatiran publik mengenai kendala non-teknis yang kerap menghambat proyek strategis, Gasali menegaskan bahwa masalah aset lahan dan dampak lingkungan telah diselesaikan sepenuhnya.

Lahan yang akan menjadi lokasi fasilitas kesehatan tersebut kini sudah berstatus aman atau clear and clean.

“Untuk lahannya saat ini juga sudah masuk proses pemagaran. Soal status lahannya juga sudah clear and clean, dan terkait urusan dengan lingkungan sekitar pun sudah tidak ada masalah lagi,” tegasnya.

Kepastian ini menjadi angin segar mengingat pembebasan lahan sering kali menjadi batu sandungan utama dalam pembangunan infrastruktur daerah.

Dengan rampungnya klasterisasi lahan dan izin lingkungan, pengerjaan konstruksi di lapangan dapat berjalan tanpa bayang-bayang sengketa.

Mengingat skala proyek yang cukup besar, skema penganggaran untuk RSUD Balikpapan Timur ini akan menggunakan sistem tahun jamak (multiyears contract). Anggaran akan dikucurkan secara bertahap mulai tahun ini hingga target rampung pada tahun 2028 mendatang.

Langkah ini diambil untuk menjamin keberlanjutan proyek agar tidak mangkrak di tengah jalan akibat kendala fiskal daerah. DPRD Balikpapan berjanji akan melakukan pengawasan ketat dari tahun ke tahun agar realisasi anggaran berjalan dengan progres fisik di lapangan.

“Proses pengerjaan fisiknya direncanakan di tahun ini juga sudah dimulai. Penganggarannya menggunakan skema multiyears hingga tahun 2028 nanti,” imbuh politisi Partai Golkar tersebut.

Komisi IV DPRD Balikpapan yang membidangi kesejahteraan rakyat, pendidikan dan kesehatan tersebut menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal jalannya proyek ini hingga tuntas.

Kehadiran RSUD di Balikpapan Timur dinilai sangat mendesak demi memecah konsentrasi pasien yang selama ini menumpuk di pusat kota, sekaligus memangkas jarak tempuh warga di pinggiran kota untuk mendapatkan perawatan medis darurat.

“Kita harapkan proyek ini bisa berjalan dengan baik tanpa hambatan apa pun. Targetnya di tahun 2028 nanti bangunan sudah bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pelayanan bagi masyarakat,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa posisi DPRD Balikpapan tetap satu suara dengan pemerintah kota dalam hal pemenuhan hak dasar warga.

“Hal ini sangat menjadi perhatian kita juga di DPRD, bagaimana rumah sakit umum daerah ini secepatnya bisa terealisasi dengan baik. Apalagi, ini memang menjadi skala prioritas pembangunan bagi Pemerintah Kota Balikpapan,” pungkasnya.