PolitikRegional

Dorong Ekonomi Rakyat, Budhi Setiawan Tawarkan Konsep One Village One Product

Avatar of admin
×

Dorong Ekonomi Rakyat, Budhi Setiawan Tawarkan Konsep One Village One Product

Sebarkan artikel ini
IMG 20200314 150412
Anggota DPR RI Budhi Setiawan (tengah) didampingi Anggota DPRD Kota Bogor Heri Cahyono (kiri) saat reses.

BOGOR, Sabtu (14/03/2020) suaraindonesia-news.com – Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Bogor dan Cianjur, Budhi Setiawan, tawarkan konsep One Village One Product (satu desa satu produk). Sebuah gagasan gerakan revitalisasi ekonomi regional untuk sejaheterakan masyarakat di level grassroots.

Program tersebut, bertujuan untuk mendongkrak lajunya pertumbuhan ekonomi di masyarakat pada level terendah. Agar bisa hidup mandiri dalam mengelola ekonomi masyarakat.

“Setiap daerah didorong untuk menemukan dan mengembangkan satu produk unggulan yang mempunyai ciri khas dan berbeda dengan produk dari daerah lain,” demikian disampaikan Budhi Setiawan saat reses di Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Sabtu (14/03).

Selama masa reses, Budhi menerima masukan dan saran dari masyarakat sebagai bahan evaluasi di tingkat pusat. Budhi Setiawan menyebut, Kampung Bubulak merupakan konstituen Heri Cahyono dan berharap bank sampah jangan sampai bangkrut.

Anggota DPRD Kota Bogor Heri Cahyono yang mendampingi Budhi Setiawan saat reses mengatakan, kebutuhan masyarakat sesuai harapan program One village one product, berupa bank sampah.

Karena menurut Heri, masyarakat terkadang kebingungan membuang sampah dan alternatif yang dilakukan masyarakat membuangnya ke sungai. Sedangkan pemerintah Kota Bogor tengah gencarnya membersihkan sungai dari timbunan sampah.

“Yang dibutuhkan masyarakat saat ini berupa bibit tomat, kangkung, cabe, caisin. Ada juga bantuh bibit ikan untuk di jual seperti lele dan mujaer dan itu bagian dari aspirasi yang acapkali disampaikan masyarakat,” ujar Heri Cahyono.

Heri Cahyono juga menegaskan, masyarakat Bogor Barat masih terkendala kebutuhkan lahan sebagai tempat pembuangan sampah. Kendala itu kata Heri belum terpecahkan, mengingat lahan semakin sempit.

Heri juga menyebutkan agar masyarakat dapat memanfaatkan lahan pekarangan berupa pot dapat ditanam nanas.

“Ternyata Nanas bisa tumbuh di pot kembang termasuk memanfaatan lahan yang belum di kembangkan untuk dimanfaatkan seperti ditanam yang bermanfaat,” kata Heri.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Amin
Publisher : Ela