Dongkrak PAD, Satpol PP Bangkalan Kawal DPMPTSP Sosialisasi Dan Sisir Pelanggar Aturan

oleh -65 views
Anang Yulianto Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur di meja kerjanya. (Foto: Anam/SI).

BANGKALAN, Jumat (29/11/2019) suaraindonesia-news.com – Meuju maksimalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, kawal Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Satu Pintu (DPMPTSP) lakukan sosialisasi dan sisir pelanggar aturan.

Anang Yulianto Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur saat ditemui memaparkan bahwa pihaknya diminta mengawal DPMPTSP melakukan penyisiran dan sosialisasi pada dua titik di Kecamatan dan Labang. Saat turun kelapangan tersebut kata Anang juga bersama dengan Komisi A DPRD setempat.

“Yang di Kecamatan Kamal titiknya di Ibu Asmi Jl Raya Telang No 5 untuk IMB nya ada dan SIUP nya sedang dalam Proses. Kalau temuan yang begitu ya tetap tidak apa-apa tidak sampai ke tindakan kok, sidak setengahnya kan ada dari komisi A,” jelasnya.

Sedangkan yang di Kecamatan Labang menemui pemilik Lahan 5 Ha milik Heru pemilik PT Bandung Raya yang rencananya lahan tersebut akan dibangun gudang untuk penjualan perlengkapan alat nelayan yang mana saat ini diarea tersebut sedang dilakukan aktivitas pengurukan.

“Kelengkapan perijinannya kan ada macam-macam, kemarin disamperin juga, masi ngecek perijinannya kalau belum, mungkin nantinya diarahkan untuk diurus perijinannya, karena saat ini cuman masi ada kegiatan pengurukan, kegitan kemarin itu meruapakan inisiativ dari DPM PTSP makanya satpol pp disertakan bukan murni kegitan kita,” ungkapnya.

Bagi Anang, kegitan yang dilakukan kemarin dengan pihak DPMPTSP dan anggota dewan tersebut merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh pihak Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu Bangkalan.

“Kalau dikegiatan kita sendiri sifatnya operasi kalau di Pol PP, jadi kemarin itu sidak setengah sosialisasi menyampaikan kewajiban dari perorangan atau lembaga yang mungkin hendak melakukan kegiatan usaha, Disampaikan pembinaan nantinya pasti ada tindak lanjut yang termonitor dari kegiatan kemarin itu, kalau ada progres akan dilayani namun jika tidak ada progres akan ada tegoran (Surat Peringatan, red),” paparnya.

Selain itu, menurut Anang diinternal pegawai kantornya dalam meningkatkan motivasi kinerja sudah menyiapkan insentiv setiap keaktivan anggota pada setiap kegiatan dan insentiv tersebut akan diberikan sebagai tambahan diluar gaji bulanan yang juga akan diakumulasikan setiap bulan.

“Disini dimungkinkan dapat insentiv kalau sebelumnya tidak demikian, tahun depan rencana kita ingin mengedapankan porsi pelayanan publik tentunya disitu butuh banyak prtugas yang dilibatkan guna memotifasi insentiv berbasis kinerja, tolak ukurnya berbasis kinerja,” kata Anang mejelaskan.

Untuk mensukseskan sitem insentiv tersebut menurut Anang, tekhnisnya setiap Komandan Pleton, Danru yang diberi tugas mengkoordinir serta mencatat secara manual bagi anggotanya yang turut serta pada suatu kegiatan tertentu.

“Nanti disetiap kegiatan ada pengawasnya tiap pasukan, pleton, dibawahnya lagi regu, dikenal sebutan Komandan Pleton (Danton), danru yang tugas mengkoordinir anggota fungsinya adalah pengawasan fungsional ya termasuk jadi tukang absensinya, karena kita saat ini belum punya alat yang berbasis online, karena wacana laporan berbasis onlinenya akan terealisasi nanti itu serta sekubnya kabupaten, untuk menuju itu kita mencoba memulai dengan pola manual. Polanya sudah kita susun di RKA kita. Kalau kerja satu hari sekian dan seterus, hitungannya nanti pertugas, bunyinya dalam satu mingu sekian kali, nanti ada honor kegiatan, siapa yang hadir tugas disitu,” tambah Anang yang mengaku sedang sibuk mempersiapkan permohonan pengadaan sarpras ke pemerintah pusat tersebut dimeja kerjanya.

Terpisah Ainul Ghufron Kepala DPMPTSP Bangkalan mengenai kegiatan penyisiran pada beberapa bangunan yang telah dilaksanakan tersebut bertujuan untuk meminimalisir masyarakat yang belum melaksanakan kewajiban mengurus perijinan maupun yang mesti memperbaharui perijianannya juga sebagai salah satu upaya mendongkrak PAD Bangkalan.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi, pengawasan serta penindakan, banyak bangunan yang belum ada IMB dan yang perlu diperbaharui karena bentuk bangunannya sudah berubah maka IMB nya perlu diperbaharui, itu merupakan bentuk upaya kami dalam menambah PAD Bangkalan,” katanya.

Sementara itu paska penyisiran diakses jalan Suramadu sisi Madura Moh Hosun Kepala Bidang Informasi dan Pengendalian DPMPTSP mengatakan salah satu himbauannya pada pihak CV Bandung Raya agar segera melengkapi perijinan bangunan juga usahanya (IMB dan SITU).

“Kami beri waktu tiga hari dari kami sidak untuk perusahaan terkait, dalam waktu tersebut jika tidak dihiraukan kami akan menutup seluruh kegiatan usahanya,” pungkas Hosun.

Reporter : Anam
Editor : Amin
Publisher : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *