DKPP Minta Paslon Jangan Saling Menjegal

Reporter: Adi Wiyono

Kota Batu, suaraindonesia-news.com – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)  meminta kepada para Pasangan Calon (Paslon) walikota dan Wakil Walikota Batu 2017 untuk tidak saling menjegal, saling menjatuhkan  sesama Paslon, tidak mengunakan politik black campaign (kampaye hitam) atau negative campaign (kampaye negative) kepada  warga yang telah memiliki hak pilih.

Ketua DKPP prof Dr Jimly Asshiddiqie  saat  ditemui usai acara sosialisasi Tahapan  penyelenggaraan  dan tata cara penyampaian dukungan syarat perseorangan pada  Pilwali 2017, Jumat (3/6/2016)  di Hotel Amarta Hills kota Batu mengatakan  agar  pelaksanaan Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) di kota Batu ini berkwalitas  dan berintergritas salah satunya adalah antar sesama paslon jangan saling menjegal.

“Kami ingin Kota Batu  satu-satunya di Jatim  yang menyelenggarakan Pilkada 2017 ini menjadi barometer di Indonesia,  Pilkada  yang berintergritas,” kata dia.

Ia tidak berkeinginan pelaksanaan Pemilu seperti yang terjadi didaerah lain atau dimasa orde baru yang terkesan otoriter,  pelaksanaan  pemilu terkesan pemilu-pemiluan, penuh rekayasa,  “Kotak suara belum datang tetapi sudah dilakukan laporan perolehan suara, ini adalah pelanggaran. Penyelenggaraan Pilkada di kota Batu  harus berkwalitas,” jelas Jimly.

Lanjut dia,  Banyaknya pelanggaran terhadap penyelengggaraan pemilu bukan semata-mata di bebankan kepada KPU, Bawaslu, tetapi sisi lain paslon juga sering melakukan pelanggaran, yakni melakukan money politic.

Tetapi mereka tidak  mau disebut melakukan politik uang, tapi bagi-bagi gula, itu sama saja melakukan pelanggaran, tidak menjalankan kompetisi secara fair play  tetapi dilapangan palson sering melakukan politik hitam.

“oleh sebab itu,  Kalau ada orang yang menawari duit, terimalah  duitnya saja jangan pilih orangnya, itu adalah prinsip salah, yang benar adalah jangan terima duitnya dan juga jangan terima uangnya,” ucapnya

Dalam pilkada 2017, dirinya berharap  kota Batu  menjadi  pemilu yang berintegritas,  pemilu yang terpercaya, pemilu  yang Luber dan  Jurdil, serta menjalankan prosedur yang benar  mentaati rule of low aturan hukum yang berlaku.

Ia yakin di kota Batu, pelaksaan Pilkada 2017 yang  berintergritas akan terwujud karena  jumlah penduduknya  200 ribu, sementara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here