Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPemerintahan

DKP Pati Optimis Capai Target Penerimaan PAD 2025

Avatar of admin
×

DKP Pati Optimis Capai Target Penerimaan PAD 2025

Sebarkan artikel ini
IMG 20250714 184656
Foto: Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati, Hadi Santosa, AP;MM

PATI, Senin (14/07) suaraindonesia-news.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati optimis mampu mencapai target penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2025, sebesar 4,8 milyar rupiah.

Demikian disampaikan Kepala DKP Kabupaten Pati, Hadi Santosa, di kantornya kepada media ini, Senin (14/07/25).

“Kita optimis akan mencapai target penerimaan sebesar 4,8 milyar rupiah”, kata Hadi Santosa.

Ia menambahkan, saat ini penerimaan dari retribusi pelelangan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Juwana, setidaknya telah mencapai hampir 25 persen. Dan dengan berjalannya waktu, penerimaan akan terus bertambah seiring banyaknya kegiatan pelelangan ikan di TPI yang menjadi andalan terbesar penerimaan PAD DKP Pati.

“Biasanya nanti pada September hingga November, kapal akan berdatangan membongkar hasil tangkapan”, tambahnya.

Menurut Hadi, target penerimaan tahun ini mengalami penyesuaian dari semula 6,8 milyar rupiah.

“Ada banyak faktor yang mempengaruhi, antara lain kapal banyak berlabuh ke Rembang, jaminan keuntungan dan pembayaran hasil pelelangan ikan. Untuk pelelangannya ada dua macam, yakni lelang terbuka dan tertutup”, terangnya.

Selain itu, menurutnya, karena ada pengalihan kewenangan pengelolaan TPI Juwana ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga :  Kompak, Kepala Daerah Ikut Meriahkan HUT Kemri Ke - 74 di Kabupaten Nias

Mendukung pencapaian target tersebut, pihaknya menyebut telah melakukan langkah-langkah kordinasi dengan berbagai pihak, untuk memaksimalkan potensi TPI Juwana.

Saat ini, keberadaan TPI di wilayah Kabupaten Pati, mengalami penurunan aktivitas. Hanya beberapa yang masih beroperasi, yakni TPI Juwana I dan II, TPI Puncel dan TPI Banyutowo.

Baca Juga :  Peran Aktif Cegah Stunting, TPID Madat Gelar Pelatihan eHDW

Khusus yang disebut terakhir, tahun ini akan mendapat bantuan pemerintah berupa pembangunan sarana prasarana, pembangunan dermaga, sarana air bersih, pabrik es batu, bengkel perahu/ kapal, pengembangan wisata kuliner serta pengelolaan sampah.

“Tujuannya untuk pemberdayaan nelayan dan meningkatkan daya saing. Bukan hanya untuk nelayan, tetapi juga lingkungannya. Projek dikerjakan multiyears, dengan anggaran 20-22 M. Masih tentatif. Ini berkat dukungan dari Pak Bupati dan Pak Firman Subagyo Anggota DPR RI”, tandas Hadi.

Kemaren, Minggu (13/07), Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti, dicanangkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih, oleh Bupati Sudewo bersama Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Firman Subagyo.