Disperta Sumenep Pamerkan Produk Ungulan di Pembukaan Program TMMD

oleh -32 views
Dua dari kiri Ir. Bambang Heriyanto, M. Si Saat Memperkenalka Produk unggulan Dinkes Sumenep

SUMENEP, Suara Indonesia-News.Com – Dinas Pertanian Kabupaten Sumenep ikut serta memeriahkan pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang berlangsung di lapangan Ganding, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (08/10/2015).

Dalam acara pembukaan program TMMD tersebut, Dinas pertanian Sumenep memamerkan alat mesin pertanian yang dimiliki seperti, Mesin penanam padi dan  Mesin perontok padi dan masih banyak lagi mesin lainnya yang juga ikut meramaikan pembukaan TMMD.

Kanan Kepala Dinas Pertanian Sumenep Ir. Bambang Heriyanto, M. Si Berjabat Tangan Dengan Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji
Kanan Kepala Dinas Pertanian Sumenep Ir. Bambang Heriyanto, M. Si Berjabat Tangan Dengan Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji

Sementra Kepala Dinas Pertanian Sumenep Ir. Bambang Heriyanto, M. Si menyampaikan, bahwa yang ikut di pamerkan pihaknya merupakan salah satu produk ungulan  dari Dinas Pertanian untuk mendukung program dari pemerintah pusat untuk Kabupaten Kota seluruh Indonesia yaitu upaya khusus swasembada pangan berkelanjutan.

“Dalam kesempatan pembukaan program TMMD ini, Dinas Pertanian Sumenep menampilkan program omvam sampek onvam, artinya omvam itu bagai mana meningkatkan produksi dengan benih-benih yang bersertifikat yang bisa menghasilkan produksi tinggi kemudian dalam bidang onvam nya itu ada pengelolahan hasil pertanian,”Terangnya.

Ditambahkan Bambang, Salah satu bukti dari Dinas Pertanian Sumenep bertanggung jawab terhada pembangunan di bidang omvam nya dan sampai onvam nya dan termasuk jugak faktor pendukungnya yaitu alat mesin pertanian.

“Hari ini ada beberapa alat pertanian yang kita tampilkan di pembukaan program TMMD ini seprti alat penanam padi dan alat perontok padi,”Katanya.

Bambang berharap, petani di Kabupaten Sumenep dengan alat tersebut, di tahun 2016 mendatang dinas pertanian sebagai penanggung jawab petani di Kabupaten Sumenep hukumnya wajib swasembada pangan menjadi petani yang moderen bukan menjadi petani yang tradisional lagi.tutupnya. (fjr/liq).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *