Disdukcapil Sumenep Adakan Rapat Kordinasi Perekamam KTP-eL Bersama Sejumlah Kades

Reporter: Liq

Sumenep, Kamis 15/09/2016 (suaraindonesia-news.com) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sumenep, Madura, Jawa Timur gelar rapat koordinasi tuntas perekaman KTP-eL di Pendopo Kecamatan Gending, Kamis (15/09).

Dalam acara tersebut dihadiri langsung PLH Disduk Capil Drs. Ec. Sustonu di dampingi Kabid pelayanan Drs. Imam Subakti juga Kabid Atmin Kependudukan Zainudin dan semua Kades seKecamatan Ganding, UPT KB, UPT Puskesmas, UPT Diknas serta semua register desa (redes),  BPS kecamatan, petugas sosial Kecamatan.

PLH Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil Kabupaten Sumenep Drs. Ec. Sustono MM. Msi., membuka rapat koordinasi tuntas perekaman KTP-eL sampai dengan 30 september 2016.

“Dalam sambutannya bahwa hasil dari pendataan kemarin program jemput bola data tersisa masih terdapat penduduk yang mengenai para warga yang belum melakulan perekaman KTP-eLnya,” Kamis 15/9/2016.

Sustono berharap kepada semua redes dan kepala desa yang mengupayakan agar supaya tidak ada satupun masyarakat di Ganding yang terkunci layanan publiknya setelah 30 september 2016.

“Bagi penduduk yang belum merekam itu diharuskan segera merekam apapun caranya apakah peralatan dibawah ke desa ataupun datang langsung ke kantor UPT Kecamatan,” imbuhnya.

Terkait anak 0 sampai 18 tahun angka kepemilikan Akte Kelahiran yang cupuk rendah maka diharapkan jika tahun ini angka itu harus mencapai sesuai dengan target Nasional 707,5 persen.

Imam Subakti Kabid pelayanan menambahkan kegiatan hari tersebut adalah tindak lanjut dari program jemput bola yang kemarin.

“Hasil kemarin itu memang disadari tidak semuanya penduduk yang disisir itu tidak semuanya merekam,” jelas Imam.

Dengan waktu yang tinggal 15 hari ini maka sisa dari jemput bola kemarin dioptimalkan lagi supaya tidak ada satupun yang tersisa itu upaya dari dinas Kependudukan sehingga masyarakat tidak dirugikan.

Drs. H. Su’udi kepala UPT Ganding menjelaskan bahwa rapat kordinasi tersebut sangat berdampak sekali bagi pihaknya dan semua kades se Kecamatan Ganding.

“Demi percepatan penuntasan perekaman KTP-eL yang belum merekam yang ada di Kecamatan Ganding dan juga Akte Kelahiran,” tuturnya.

Ia menambahkan, karena memang selama ini dengan ada program jemput bola alhamdulillah sudah jebol mencapai 15 persen dari 29.900.00 wajib KTP -eL sedangkan yang sudah merekam 25.172.00 dan sisanya yang belum merekam tinggal 4.727.00.

Sedangkan nama-nama yang belum merekam pihaknya akan bekerjasama denga kepala desa dari 4.727.00 itu akan melakukam pemanggilan di desa.

“Kami berharap semua masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP-eL dimohon kesadarannya untuk melakukan perekaman baik di kantor UPT dukcapil maupun di balai desa setempat,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here