Disdukcapil Maybrat Sosialisasi Kebijakan Kependudukan dan Pencatatan Sipil bagi Masyarakat

oleh -34 views
Disdukcapil saat Sosialisasi Kebijakan Kependudukan dan Pencatatan Sipil bagi Masyarakat di Kabupaten Maybrat. Kamis (13/8/2020).

MAYBRAT, Kamis (13/8/2020) suaraindonesia-news.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Maybrat melakukan Sosialisasi kebijakan Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Pemanfaatan data bagi Masyarakat se-kabupaten Maybrat.

Bupati Maybrat Drs Bernard Sagrim MM yang diwakili asisten I bidang pemerintahan Dra Yohana Iek M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya sangat menyambut baik kegiatan ini.

“Ini menunjukan komitmen dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil yang lebih baik kepada masyarakat Maybrat, dengan mewajibkan seluruh masyakat memiliki dokumen administrasi kependudukan yang lengkap, baik’itu KTP,KK, akta nikah, kematian, kelahiran dan juga kartu identitas anak (KIA) bagi anak-anak,” jelasnya.

Ia berharap dalam pelayanan data kependudukan dan pencatatan sipil maupun pada pelayanan masyarakat dalam bentuk lainnya, bisa saling mendukung dalam melaksanakan tugas bersama dan fungsi masing-masing demi kamajuan Kabupaten Maybrat.

Sementara itu kepala Dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) Kabupaten Maybrat Yohanis Naa, S.Sos kepada media ini mengatakan, pihaknya mengajak seluruh penduduk di Kabupaten Maybrat yang tersebar di 24 distrik, 259 Kampung dan 1 Kelurahan agar memiliki dokumen kependudukan, seperti KTP elektronik, kartu keluarga (KK), pindah datang, dan juga kartu identitas anak (KIA).

“Selain itu juga masyarakat harus memiliki dokumen peristiwa penting seperti Akta Nikah, perkawinan, kematian, perceraian, termasuk akta pengakuan dan pemecahan anak, kegiatan sosialisasi pada tahun 2020 akan dilakukan diwilayah Ayamaru raya, Aitinyo raya dan Aifat raya,”ujar Yohanis Naa.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk mencapai cakupan itu, pihaknya juga sudah bekerjasama dengan sekolah karena setiap penerimaan siswa baru di sekolah wajib ada KIA dan sudah ada edaran dari Sekkot untuk sekolah wajib KIA.

Dinas dukcapil dapat menerbitkan KIA dalam pelayanan keliling dengan cara jemput bola di sekolah-sekolah, rumah sakit, taman bacaan, tempat hiburan anak-anak dan tempat lainnya, agar cakupan kepemilikan KIA dapat maksimal.

Menurutnya, KIA ini sangat penting, tak hanya untuk masuk sekolah, tapi kepentingan lain yang membutuhkan data diri siswa, sebab di KIA itu sudah ada NIK, NKK, juga nama orang tua.

“Kami berharap orang tua yang memiliki anak bisa segera membuatkan KIA untuk anak,” pungkasnya.

Manfaat dan tujuan pembuatan KIA antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari TunaiKita:

KIA ditujukan sebagai upaya untuk memenuhi hak anak, untuk persyaratan mendaftar sekolah, untuk anak menabung di bank, proses mendaftar BPJS.

“Jika terjadi masalah misal kasus meninggal dunia pada anak, maka proses identifikasi jenazah dengan korban anak-anak tersebut juga bisa menggunakan KIA untuk mengurus klaim santunan kematian, dokumen keimigrasian, mencegah terjadinya perdagangan anak,” tutup Yohanis Naa.

Reporter : Ones
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *