Disdik Kota Bogor Sosialisasikan Bawa Ompreng Makanan Dan Botol Minuman

Kadisdik Kota Bogor Fahrudin (nomor 3 dari kir) saat sosialisasi di SDN Layungsari 1

BOGOR, Jumat (23/11/2018) suaraindonesia-news.com – Dinas Pendidikan Kota Bogor terus mensosialisasikan kepada siswa/siswi tingkat SD dan SMP untuk membawa ompreng makan dan botol minum.

Kali ini Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor Fahrudin didampingi Kabid SD Maman, Kepala Sekolah SDN Layungsari 1, Kusnadi sosialisasikan untuk membawa ompreng makan dan botol minum bagi siswa/siswi SDN Layungsari, Jl. Layungsari III No.43, Empang, Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/11).

Kadisdik Kota Bogor Fahrudin saat ditemui suaraindonesia-news.com disela sela acara mengatakan, bahwa tujuan dari sekolah itu bukan hanya urusan akademik, tapi kesehatan jasmani juga menjadi perhatian bagi dinas pendidikan kota bogor untuk diterapkan disekolah agar para siswa-siswi pelajar di Kota Bogor tetap sehat.

“Sangat tidak mungkin menjadi anak yang pintar jika tidak memiliki kesehatan, jadi mari bersama-sama kita bangun mulai dari sehat jasmani dan rohani generasi muda kita ini. Dengan minum air yang sehat dan bersih, lalu mereka harus makan sayur dan ikan setiap hari, inilah yang kita kuatkan untuk para siswa-siswi SD dan SMP di Kota Bogor,” ungkap Fahrudin.

Ditambahkan Fahrudin, bagi orangtua murid terkadang tidak mudah untuk menyuruh anak untuk makan sayur-sayuran, tetapi jika guru yang bicara dan menyuruh di sekolah, pasti lebih nurut.

Menurut Fahrudin, selain dari menjaga kesehatan fisik, kesehatan rohani juga harus difokuskan. “Mereka harus belajar mengaji bagi yang muslim, dan ibadah lainnya untuk agama yang lain. Siswa harus tahu siapa penciptanya, harus tahu Tuhannya, ajari di sekolah dan di rumah lewat kebiasaan sehari-hari,” kata Fahmi.

Dikatakan Fahrudin, untuk masalah kepintaran dan kecerdasan anak-anak kita sudah tidak diragukan lagi, dunia juga mengakui orang Indonesia itu pintar-pintar cuma terkadang orang Indonesia itu malas.

“Untuk sekarang sebagian besar siswa siswi sudah membawa minum dari rumah dan juga membawa bekal, tapi memang masih ada sebagian yang tidak membawa bekal, yang orang tuanya sibuk, tetapi di sekolah kata Fahrudin, wajib ada kantin sehat, jajanan sehat yang di kontrol oleh guru dan kepala sekolah,” ujarnya.

Kepala Sekolah SDN Layungsari 1, Kusnadi menuturkan bahwa di SDN Layungsari 1, sudah hampir semua membawa ompreng makanan dan botol minuman.

“Selain itu, setiap hari Jumat pihak sekolah menyediakan makanan sehat,” tukas Kusnadi.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here