Direncanakan 2018, BBI Krueng Batee Menjadi Pusat Penangkaran Ikan

Plt Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Abdya, Hasnir Agus, S.Pi

ACEH-ABDYA, Senin (12/2/2018 ) suaraindonesia-news.com – UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Krueng Batee Kecamatan Kuala Batee Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) ditargetkan akan menjadi pusat penangkatan ikan se Pantai Barat Selatan Aceh. Tahun ini saja, seratus benih ikan air tawar berbagai jenis diproduksikan di BBI setempat.

Plt Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Abdya, Hasnir Agus S.Pi yang didampinggi plt Kabid Perikanan Budidaya, Heriadi menyebutkan, dengan bibit indukan seadanya saja BBI Krueng Batee bisa menghasilkan 100.000 benih dalam tiga bulan.

“Kita doakan saja supaya apa yang menjadi harapan dan cita-cita bisa terwujudkan, menjadikan BBI Krueng Batee pusat produksi ikan air tawar se pantai Barat Selatan Aceh” kata Hasnir. Senin (12/2/2018).

Disebutkanya, beberapa waktu lalu seratus benih ikan yang dihasilkan di BBI Krueng Batee itu juga sudah dilepaskan ke sejumlah sungai oleh wakil Bupati Abdya, Muslizar MT.

“Selain dilepaskan di sejumlah sungai, juga dibagikan kepada LSM dan kepala desa yang berkeinginan membudidayakan ikan air tawar itu,” sebut Hasnir.

Selain itu, papar Hasnir, saat ini BBI Krueng Batee telah menjadi tempat bagi para mahasiswa dan pelajar SMK untuk praktek.

“Sekarang ada mahasiswa UTU Meulaboh yang sedang praktek dan dalam waktu dekat pihak BBI dari kab/kota luar seperti, subulussalam akan hadir untuk belajar mengenai pembibitan ikan, juga pada bulan ini akan ada pelatihan yang pesertanya dari lsm lestari,” sambungnya.

Disamping itu Hasnir juga menyebutkan, jenis-jenis ikan yang dibudidayakan di BBI Krueng Batee, saat ini Ada ikan nila, patin, bawal, lele, tawes dan ikan mas.

“Kita mempunyai target kalau masyarakat barat, selatan dan tengah bisa membeli benih ikan di tempat kita. Itu target dan mudah-mudahan tercapai,” katanya.

Hasnir juga menjelaskan, dalam waktu dekat Pemkab Abdya berkeinginan kalau BBI ini bisa menjadi badan layanan umum daerah (BLUD) sehingga nantinya BBI lebih mandiri.dan bisa menyumbangkan PAD lebih besar.

Reporter : Nazli MD
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here