SUMENEP, Jum’at (18/07) suaraindonesia-news.com – Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Dr. Erliyati, M.Kes, mengikuti Rapat Kerja Teknis dan Seminar Nasional Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Tahun 2025 di Jakarta, Kamis (17/07/2025).
Kegiatan bertema “Penguatan Tata Kelola Unit Donor Darah PMI yang Profesional dan Transformatif untuk Mendukung Kemandirian Darah Nasional” tersebut menjadi forum strategis untuk berbagi informasi, memperluas jaringan kerja, serta memperkuat tata kelola layanan donor darah secara profesional.
Dalam keterangannya kepada media, Dr. Erliyati menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam forum ini merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu layanan kesehatan, baik sebagai pengurus PMI Sumenep maupun sebagai pimpinan rumah sakit yang memiliki unit bank darah sesuai dengan amanat akreditasi.
“Forum ini penting bagi kami dalam memperbarui pengetahuan dan praktik pengelolaan unit donor darah, yang pada akhirnya akan mendukung peningkatan layanan di RSUD Sumenep,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pengalaman dan inspirasi dari forum nasional tersebut akan dijadikan bahan evaluasi dan pengembangan sistem layanan rumah sakit, khususnya dalam mendukung ketersediaan darah dan pelayanan transfusi.
Dr. Erliyati juga menegaskan komitmen manajemen RSUD untuk terus meningkatkan mutu layanan rumah sakit, yang saat ini menjadi rujukan utama di kawasan timur Jawa Timur.
“Kami terus melakukan pembenahan dan penguatan sistem pelayanan agar semakin profesional, berdaya saing, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Meskipun rumah sakit telah meraih sejumlah penghargaan, menurutnya hal tersebut tidak menjadi alasan untuk berhenti berinovasi.
“Kami tetap terbuka terhadap inovasi dan perubahan yang bertujuan memperbaiki sistem pelayanan kesehatan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, khususnya Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, yang menurutnya konsisten mendukung penguatan sektor kesehatan melalui visi pelayanan publik yang inklusif.
Kehadiran Direktur RSUD Sumenep dalam forum nasional ini mencerminkan komitmen rumah sakit daerah dalam mengikuti perkembangan kebijakan nasional serta upaya peningkatan tata kelola layanan kesehatan yang adaptif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, termasuk wilayah kepulauan.













