SUMENEP, Rabu (19/8) suaraindonesia-news.com – Kemerdekaan tidak cukup dimaknai melalui upacara dan pengibaran bendera. Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes., menilai semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui pelayanan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Erliyati di tengah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Senin (17/8/2026).
Menurutnya, sektor kesehatan memiliki posisi penting dalam mengisi kemerdekaan. Masyarakat yang sehat, kata dia, merupakan salah satu fondasi agar pembangunan dapat berjalan dan masyarakat mampu menjalankan aktivitas secara produktif.
“Bagi kami, kemerdekaan bukan hanya seremoni. Kemerdekaan harus diwujudkan melalui pelayanan yang memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, termasuk pelayanan kesehatan,” ujar Erliyati.
Ia menegaskan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep akan terus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Menurut Erliyati, setiap pasien yang datang ke rumah sakit membawa harapan untuk mendapatkan pertolongan. Karena itu, pelayanan tidak semestinya berhenti pada rutinitas administratif, tetapi juga harus memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat.
“Ketika masyarakat datang membutuhkan pelayanan kesehatan, maka mereka harus mendapatkan pelayanan yang sebaik-baiknya. Itu bagian dari tanggung jawab dan pengabdian kami,” tegasnya.
Erliyati mengatakan tantangan pelayanan kesehatan ke depan semakin kompleks. Rumah sakit dituntut tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga memperbaiki sistem, fasilitas, serta inovasi pelayanan agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Semangat tersebut, lanjutnya, perlu menjadi budaya kerja seluruh jajaran RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.
“Semangat kemerdekaan harus menjadi energi bagi kita untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh tenaga kesehatan dan jajaran rumah sakit menjadikan peringatan HUT ke-81 RI sebagai momentum untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, kemerdekaan akan memiliki makna yang lebih dalam ketika masyarakat dapat memperoleh hak-hak dasarnya secara layak, termasuk hak mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Jangan sampai kemerdekaan hanya dirasakan dalam perayaan. Mari kita hadirkan kemerdekaan itu dalam pekerjaan kita masing-masing, termasuk melalui pelayanan kesehatan yang baik,” tuturnya.
Erliyati berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, rumah sakit, tenaga kesehatan, dan masyarakat terus diperkuat guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sumenep.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, pengabdian dan pelayanan yang semakin baik untuk masyarakat,” pungkasnya.












