Direktur RSUD Langsa : Kritikan Media Itu Penting Untuk Membangun

RSUD Langsa

Reporter: Rusdi Hanafiah

Langsa-Aceh, Sabtu (28/1/2017) suaraindonesia-news.com – Menyikapi pemberitaan tentang rumah sakit Umum Langsa di beberapa media, baik media cetak maupun media online, dan elektronik lainnya, sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku Direktur RSUD Langsa, melalui Konsultan dan Kuasa Hukumnya, Yusi Amdani dan Darwis Anatami mengatakan kepada Wartawan, Kamis (26/1/2017). Pihaknya menyampaikan ucapan terimakasih, dan penghargaan kepada masyarakat kota Langsa dan sekitarnya, termasuk kepada media baik media cetak maupun media online tentang kritik dan saran demi kemajuan dan peningkatan pelayananan RSUD Langsa.

“Isu adanya keresahan masyarakat terhadap pelayanan di RSUD Langsa, itu tidak tepat hal ini bisa dibuktikan dengan pelayanan di RSUD Langsa tetap berjalan sebagaimana biasanya, bahkan jumlah Pasien yang dilayani pihak RSUD semakin meningkat jumlahnya,” ujar Yusi.

Yusi, menjelaskan, RSUD Langsa adalah tempat pelayanan umum yang akan memberikan pelayanan kesehatan sebaik mungkin kepada pasien dan masyarakat kota Langsa, tentunya hal tersebut dilaksanakan dengan ketentuan dan sesuai Standar Prosedur Operasional (SOP) yang telah ditetapkan.

Sementara menyikapi berita yang berkembang masalah mutasi PNS yang terjadi di RSUD Langsa di pindah tugaskan ke Puskesmas, atau ke Instansi lain dalam wilayah Pemkot Langsa, menurutnya adalah hal biasa dilakukan sesuai kebutuhan organisasi dan penyegaran bagi PNS bersangkutan.

“Hal tersebut sudah sesuai dengan ketentuan Pasal 73 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara,”terangnya.

Lanjutnya, menngenai tentang rekrutmen tenaga kontrak di RSUD Langsa, sudah dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku dan sudah sesuai dengan mekanisme ada. Rekrutmen dilaksanakan dengan dibentuknya Tim seleksi sesuai dengan bidang kompetensi masing-masing dan hasil dari seleksi tersebut diserahkan kepada Pemko Langsa untuk dipelajari dan di SK-kan.

Direktur RSUD Langsa, Bahwa isu masyarakat yang menyatakan adanya pemotongan jasa medis oleh Staf RSUD Langsa, hal tersebut tidaklah tepat, yang benar adanya perubahan sistem pembayaran dari sistem langsung Uang tunai (Cash) menjadi pembayaran yang dilakukan melalui transfer langsung ke rekening para dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya.

“Hal ini dilakukan untuk mencegah penyimpangan dan adanya trasparansi keuangan yang bisa dibuktikan dengan print rekening di Bank yang ditunjuk,” jelasnya.

Bahwa Inspektorat Pemko Langsa sedang melakukan Audit terhadap RSUD Langsa, hal tersebut wujud kepedulian dari Plt Walikota Langsa dan jajarannya terhadap RSUD Langsa dan marilah kita menunggu dan menghormati Pihak Inspektorat yang sedang bekerja serta menunggu hasil Audit Resmi tidak mendengar Issu-ussu yang tidak jelas sumbernya.

Bahwa pihak Polres Langsa yang sedang melakukan penyelidikan sebagai tindak lanjut pemberitaan di atas, untuk itu marilah sama-sama kita menghormati dan menjunjung tinggi proses hukum yang sedang berjalan ini, tentunya dengan mengedepankan azas Praduga Tak bersalah, InsyaaAllah hukum pasti berpihak pada yang benar.” Ujar Yusi.

Selain pemberitaan Direktur RSUD Langsa dr Syarbaini, M. Kes. Dalam kesempatan tersebut, Humas RSUD Langsa dr Helmiza Fahry, Sp.OT mengatakan kepada Wartawan, RSUD Langsa akan memberikan peningkatan pelayanan bagi Masyarakat dalam waktu dekat ini juga, akan menambahkan Fasilitas pelayanan terhadap Pasien Penyakit Jantung Yaitu Cath Lab (caterisasi jantung). Humas RSUD Langsa juga menerima segala kritikan dan saran demi peningkatan kualitas pelayanan di RSUD Langsa.Tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here