SUMENEP, Jumat (12/03/2021) suarainonesia-news.com –
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, merupakan salah satu rumah sakit kebanggaan milik masyarakat Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Rumah sakit yang merupakan milik pemerintah Kabupaten Sumenep ini selalu memberikan pelayanan terbaik dan profesional untuk pasien yang dirawat dan berobat di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.
Sebagai salah satu Rumah Sakit yang berada di Jantung Kota Kabupaten Sumenep, punya cara tersendiri untuk memeberikan pelayanan yang terbaik, sebagaimana ditekankan oleh direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dr. Erliyati M.kes agar pelayanan terhadap pasien lebih dioptimalkan.
Pelayanan yang optimal, tidak sedikit mendapat pujian dari pasien berasal dari Pulau Sapeken Bahra (45) yang dioperasi batu ginjal. Pasien ini mengaku sangat senang dan bangga atas pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit RSUD Sumenep.
“Saya merasakan sakit dibagian perut kebawah, ketika sakitnya datang saya hampir tidak kuat nahan, akhir nya saya berangkat ke Sumenep ditemani suami langsung diperiksa oleh dokter spesialis dan di sarankan agar operasi, ahirnya saya setujui dan suami, alhamdulillah prosesnya cepat dan saya udah sembuh habis dioperasi,” cerita Bahra.
Rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep,
Madura, Jawa Timur, menjadi pusat rujukan dan memiliki banyak sarana kesehatan yang profesionl dan yang menjadi andalannya adalah instalasi fisioterapi dalam melayani pasien syaraf dan penyakit dalam.
Hal itu disampaikan Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dr. Erliyati M.Kes bahwa dengan adanya layanan di instalasi fisioterapi menjadi salah satu andalan di RSUD Sumenep, sebab instalasi ini selalu ramai dikunjungi pasien syaraf dan penyakit dalam.
“Sehingga berbagai peralatan medis dan tenaga terus disuport untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pasien untuk memberikan pelayanan prima dan profesional,” ungkapnya dr. Erli. Rabu (03/3/2021).
Menurut Erli, sedangkan untuk alur pelayanan di instalasi fisioterapi RSUD Sumenep bagi setiap pasien mendaftar dulu diloket pendaftaran dengan mengambil nomor antrian.
Setelah itu, kata Erli, pasien baru diperiksa oleh dokter spesialis penyakit dalam atau spesialis syaraf yang ada di poli untuk memastikan penyakit yang diderita pasien serta rekomendasi pengobatannya dan baru dilakukan terapi oleh terapis.
Erli menjelaskan, ada beberapa kasus yang dapat ditangani fisioterapi, diantaranya nyeri pinggang (LBP), osteoarthitis (OA) /pengapuran sendi, trigger finger, kaku sendi bahu (Frozen Shoulder), nyeri tengkuk, plantar fascitis/ tendo fascitis, rematik /rhematoid arthristik, vertigo, bell’s palsy (mulut dan wajah merot), stroke (lumpuh separo), fraktur (patah tulang), Myalgia (nyeri otot) hingga batuk pilek yang menahun juga bisa ditangani di fisioterapi.
Bahkan, kata Erli Stroke, nyeri pinggang, tulang belakang, astmah, pengapuran sendi lutut, menjadi kasus yang banyak ditangani di fisioterapi RSUD Sumenep.
Lanjut Erli, terapi ini tidak dilakukan sekali atau dua kali, tapi para pasien dijadwalkan hingga 3 kali sepekan atau sekali sepekan. Namun pasien yang diterapis juga didorong untuk melakukan tindakan serupa saat di rumah.
Erli menyampaikan, instalasi fisioterapi merupakan sarana pendukung layanan di RSUD Sumenep dan ketersediaan tenaga medis juga dokter spesialis yang handal.
Sekedar informasi, RSUD dr. H. M. Anwar Sumenep selalu berbenah dengan menambah rungan dan merenovasi ruangan dan bangunan demi kenyamanan pasien.
Reporter : Sudirman
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful












