Dipicu Oven Terlalu Panas, Pabrik Krupuk Temas Terbakar

Pabrik krupuk miik Pairi 50 tahun warga Jalan Wukir Gang 1 RT 02 RW 01 Kelurahan Temas Kecamatan Batu, Kota Batu, Minggu (22/7/2018) siang sekitar 11.30 WIB ludes terbakar.

KOTA BATU, Minggu (22/7/2018) suaraindonesia-news.com – Pabrik krupuk miik Pairi 50 tahun warga Jalan Wukir Gang 1 RT 02 RW 01 Kelurahan Temas Kecamatan Batu, Kota Batu, Minggu (22/7/2018) siang sekitar 11.30 WIB ludes terbakar.

Beruntung dalam kebakaran itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun akibat kebakaran itu setidaknya Pairi menglami kerugian hinggga belasan juta.

Kebakaran terjadi begitu cepat, bermula dari Oven pengering kerupuk yang terlalu panas hingga menyebabkan terjadinya kebakaran. Mengetahui terjadinya kebakaran, karyawan dan warga serta dibantu petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Dinas Penanggulangan Kebakaran, petugas Kepolisian, koramil berhasil menjinakan api, hingga tidak sampai, api merembet ke permukiman warga yang padat Penduduk.

Kepala BPBD kota Batu Sasmito mengatakan, kebakaran yang terjadi di rumah dan pabrik milik Pairi itu bermula dari dua orang pegawainya sedang menggoreng kerupuk, namun tidak diketahui jika oven pengering kerupuk yang terlalu panas yang akhirnya menyebabkan timbulnya terjadinya kebakaran.

“Api muncul pertama kali dari mesin oven. asal api yang mula-mula membakar kerupuk yang sudah kering, Api kemudian langsung merembet ke krecek krupuk yang dikeringkan dan menyambar ke mana-mana,” kata Sasmito.

Baca Juga: Truk dengan Muatan Mencurigakan, Terguling di Desa Lesong Laok 

Menurutnya, kemudian tumpahan minyak, bubuk kayu dan barang mudah terbakar yang berada di sekelilingnya menyebabkan kobaran api semakin membesar.

Rumah yang dijadikan pabrik atau tempat produksi kerupuk dengan pemilik Pairi terbakar di bagian dapur beserta atapnya berdimensi Panjang 9 meter, Lebar 5 meter dan Tinggi 3 meter ludes terbakar
Shanti tetangga Pairi merasa bersyukur rumahnya tidak ikut terbakar, karena rumahnya berdekatan dengan milik Pairi.

“Saya bersyukur rumah saya tidak ikut terbakar, Alhamdulillah warga dan petugas berhasil memadamkan api, hingga api tidak merembet kemna-mana,” kata Shanti.

Mulanya Shanti tidak mengetahui jika ada kebakaran di rumah Pairi, karena ia dan keluarganya sedang wisata patik petik jeruk di Balitjestro Tlekung Junrejo kota Batu, ia baru mengetahui ketika berada di rumah dikabari oleh tetangga kalau pabrik krupuk milik Pairi terbakar.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here