Dinkes Sumenep Ciptakan Wisata Sehat di Pulau Gili Iyang

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. Fatoni

Reporter : Mahdi

SUMENEP, Rabu (19/4/2017) suaraindonesia-newa.com – Menyongsong visit 2018, Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, Madura, Jawa Timur, dr. Fatoni ┬ámenciptakan wisata kesehatan di Pulau Gili Iyang. Rabu, (19/4/2017).

Fatoni mengatakan di Pulau Gili Iyang Dinas Kesehatan Sumenep melalui puskesmas setempat akan melakuakan pengobatan secara door to door untuk memastikan masyarakat disana tidak terkena TBC. Sehingga masyarakat setempat hidup sehat. Mengingat di Pulau Gili Iyang oksigennya tinggi, karena kuman TBC dan Lepra suka pada oksigen tinggi. Jika sudah diobati secara terus memerus tidak akan menular.

“Kita akan obati masyarakat disana secara door to door. Karena kuman suka pada oksigen yang tinggi,” Tutur Fatoni.

Puskemas di Pulau Gili Iyang akan dirubah menjadi puskesmas parawisata. Sehingga kerja para tenaga medis lebih maksimal. Selain perubahan nama di puskesmas akan disiapkan sepeda gunung yanga akan digunakan oleh petugas medis untuk selalu memantau pengunjung dan masyaramat setempat. Sehingga jika ada pengunjung yang sakit cepet teratasi.

“Karena disana sudah menjadi tempat wisata sehat. Dinas kesehatan akan melaksaana pembuatan home stay. Sehingga pengunjung bisa memasak sendiri secara sehat,” terang Fatoni.

Selain sosialisasi home stay dinas kesehatan akan melakuan pendampingan kepada masyarakat yang memiliki hewan ternak. Agar kotorannya tidak mecemari lingkungan. Akan dibuatkan gas metan sehingga kotoran tersebut bisa memberikan manfaat untuk masak.

“Untuk masyarakat yang memiliki ternak akan didampingi. Sehingga kotoran tersebut tidak mencemari lingkungan. Namun memberikan manfaat,” Kata Fatoni.

Fatoni berharap pengunjung yang datang ke Pulau Gili Iyang tidak melakukan pembakaran, termasuk merokok. Jika merokok tidak akan bisa menikmati kandungan oksigen yang ada ditempat wisata tersebut.

“Jika pengunjung merokok percuma tidak akan menikmati oksigen tinggi. Sebaiknya tidak merokok,” Harapnya.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here