LUMAJANG, Rabu (23/1/2019) suaraindonesia-news.com – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lumajang mengajak Komisi Pendidikan Nasional (Komnasdik) Kabupaten Lumajang untuk ikut meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lumajang yang berada di urutan kedua dari bawah, dari 38 kabupaten/ kota se Jawa Timur.
Oleh karena itu, kata Kabid SD/SMP Dindik Kabupaten Lumajang, Siswanto menyampaikan bahwa di tahun 2019 ini, IPM itu harus ditingkatkan minimal berada di urutan belasan dari atas.
Kata Siswanto, pihaknya akan menggenjot program pendidikan kejar paket, mulai paket A sampai paket C, dari usia 25 tahun keatas, yang tidak sampai melanjutkan ke jenjang SMP.
“Awal tahun 2019 kami bekerja sama dengan pihak desa untuk melakukan percepatan”, paparnya.
Karena di Lumajang saat ini sudah berdiri Komnasdik, maka perlu ada sinergitas dan kerja sama yang baik.
Hal-hal yang berkenaan dengan persoalan pendidikan yang masih kurang, Komnasdik bisa memberikan masukan positif dan solutif.
“Hal-hal yang berkenaan dengan pendidikan bisa diselesaikan dengan duduk bersama, ada komunikasi searah, komunikasi timbal balik sehingga ada solusi,” paparnya.
Dalam konteks pengawasan, jika kurang pas, maka dindik diberikan masukan, tidak saling mendahului dan tidak saling meninggalkan. “Karena kita sama sama punya keinginan bagaimana IPM Lumajang naik, bukan tertinggal di urutan buncit”, selorohnya.
Sementara itu, Ketua Komnasdik Lumajang, H. Mulyadi, dalam kesempatan yang sama menyampaikan, Komnasdik ini bersifat independen dan bergerak di bidang pendidikan. Meskipun demikian, lembaga ini tetap akan membangun kerjasama dengan seluruh pihak, termasuk pemerintah kabupaten.
“Kita ingin menjadi bagian penyelesaian masalah, bukan menambah terkait pendidikan di daerah,” ungkapnya.
Haji Mul, panggilan akrabnya, menyampaikan, agar kegiatan Komnasdik terarah, maka pihaknya menggelar raker selama sehari penuh.
“Saya tidak terbiasa berjalan tanpa ada program yang jelas. Kalau sudah Raker, programnya jelas enak melangkah. Mau ketemu dan membangun kerja sama dengan pihak manapun kita sudah siap,” ujarnya.
Raker pertama kali ini dihadiri BNN Kabupaten Lumajang, Dindik Kabupaten Lumajang, Kemenag Kabupaten Lumajang, Komnasdik Propinsi Jawa Timur, Bakesbangpol Kabupaten Lumajang, dan seluruh pengurus Komnasdik Kabupaten Lumajang. Raker berjalan lancar.
Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Imam












