Dinas Satpol PP Kota Probolinggo Gelar Razia Ketertiban, Puluhan Pemuda dan PSK Diciduk

Foto : Pemuda pemudi dan PSK yang terjaring razia ketertiban Sat Pol PP diberi pembinaan. (Singgih Wijanarko/SI)

PROBOLINGGO, Minggu (20 Agustus 2017) suaraindonesia-news.com – Dalam rangka menegakkan ketertiban umum, Pemkot Probolinggo Jawa Timur melalui Dinas Sat Pol PP, Sabtu (19/8) mulai pukul 20.00 WIB menggelar razia malam dengan sasaran anak jalanan (anjal), taman kota yang disinyalir sering diguanakan pesta miras dan pacaran muda mudi, serta lokasi yang sering digunakan mangkal para wanita malam (PSK) dan anjal.

Dalam razia penertiban tersebut, sasaran pertama yang disisir petugas adalah Taman Manula, jalan Soekarno Hatta. Di taman manula petugas mendapati pasangan muda mudi yang lagi asyik masyuk pacaran disemak semak taman. Selanjutnya petugas menyisir taman maramis, dijalan Maramis, Kecamatan Kanigaran. Ditempat ini petugas juga mendapati pasangan muda mudi yang juga lagi asyik masyuk pacaran disemak semak taman. Pasangan muda mudi ini kemudian digiring ke mako Sat Pol PP, jalan Hayam Wuruk untuk didata dan diberi pembinaan.

Setelah mengamankan pasangan muda mudi yang pacaran di taman manula dan taman maramis, petugas Satpol Pol PP juga mengamankan 13 orang laki-laki dan 1 perempuan yang lagi asyik pesta miras di Jalan Patiunus, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, 8 orang di jalan Hayam Wuruk dan 3 orang diareal rela Kerata Api, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Razia dilanjutkan ke kawasan perempatan Ketapang, Kecamatan Kademangan. Dikawasan ink petugas mengamankan tiga orang anak jalanan yang lagi mengamen. Baca Juga: Sekda Sampang Warning PNS Ikut Pilkada, Sementara Dirinya Bacabup

Selanjutnya petugas menyisir lokasi tempat mangkalnya wanita malam penjaja sek komersial (PSK) di Pentalan, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran. Dikawasan ini petugas mendapti 4 wanita PSK, sedang di area rel kereta api pasar Mangunharjo, Kecamatan Mayangan petugas mendapatkan 1 wanita PSK.

Kelima PSK tersebut mengaku berasal dari Desa Pandansari Kecamatan Sumber Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Kelimanya juga mengaku nekat menjadi PSK, karena terdesak kebutuhan ekonomi.

“Saya terpaksa bekerja seperti ini untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga,” ujar salah seorang PSK kepada petugas.

Saat razia di perempatan Randupangger, Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan petugas mengamankan 3 anjal yang lagi ngamen. Kepada petugas ketiga anjal ini mengaku dari Desa/Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.

Kasi Ops Dinas Satpol PP Kota Probolinggo, Hendra Kusuma, mengatakan, razia yang dilakukan pada Sabtu malam (19/8) kali ini adalah dalam rangka terciptanya ketentraman dan ketertiban di Kota Probolinggo.

”Ini kegiatan rutin Dinas Satpol PP Kota Probolinggo untuk meningkatkan kenyamanan warga masyarakat,” terang Hendra.

Hasilnya, dalam razia ini, ujar Hendra, petugas berhasil menjaring 36 orang dari berbagai lokasi. Mereka selanjutnya diamankan di mako Sat Pol PP untuk dilakukan pendataan dan diberi pembinaan agar jera dan tidak mengulangi lagi perbuatannya, terangnya. (Singgih Wijanarko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here