Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaKesehatanPemerintahan

Dinas Pertanian Mamasa dan Doc Pet Clinic Gelar Bakti Sosial Vaksinasi Rabies dan Sterilisasi Hewan

Avatar of admin
×

Dinas Pertanian Mamasa dan Doc Pet Clinic Gelar Bakti Sosial Vaksinasi Rabies dan Sterilisasi Hewan

Sebarkan artikel ini
IMG 20250807 184154
Foto: Doc Pet Clinic dan Bidang Peternakan Dinas Pertanian saat Bakti Sosial Vaksinasi Rabies dan Sterilisasi secara gratis di wilayah Kabupaten Mamasa.

MAMASA, Kamis (7/08) suaraindonesia-news.com – Dalam rangka memperingati bulan kemerdekaan Republik Indonesia, Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa bekerja sama dengan Doc Pet Clinic asal Makassar menggelar bakti sosial yang meliputi kegiatan vaksinasi rabies, sterilisasi hewan, serta sosialisasi pencegahan rabies kepada masyarakat.

Kegiatan ini dipusatkan di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa dan menyasar hewan peliharaan, khususnya anjing dan kucing, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan hewan.

Baca Juga :  Sejumlah Kepala Desa di Mamasa Keluhkan Siltap Belum di Bayarkan

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa, Selfinus, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menekan risiko penularan rabies di wilayah tersebut.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini. Kegiatan seperti ini sangat mendukung upaya kami dalam menangani penyakit hewan, khususnya rabies, yang masih menjadi ancaman di beberapa daerah,” ujarnya.

Doc Pet Clinic menyediakan kuota vaksin rabies sebanyak 300 dosis, serta layanan sterilisasi gratis bagi masing-masing lima ekor anjing jantan dan betina, dan lima ekor kucing jantan serta betina. Selain itu, klinik tersebut juga memberikan bantuan berupa 24 botol vitamin B Kompleks untuk hewan kepada Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa.

Baca Juga :  Permasalahan Proyek Pembangunan Drainase di Kampung Kauman Dimediasi

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan serta mencegah penyebaran penyakit zoonosis yang dapat berdampak pada kesehatan manusia.