Dilaporkan Ke Kejari, Kepala Desa Rejosari Bungkam

oleh -74 views
Balai Desa Rejosari

Reporter: Miftakh

Grobogan, Minggu 11/09/2016 (suaraindonesia-news.com) – Laporan tiga warga Desa Rejosari, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan pada tanggal 18 Agustus 2016 ke Kejaksaan Negeri Grobogan dengan pelapor Jimin, yang melaporkan dugaan indikasi korupsi dan dugaan penggelapan aset Desa tanah bengkok bekas pensiunan Kepala Desa janda Kardi yang dilakukan oleh Kepala Desa Rejosari dan Ketua BPD Desa Rejosari.

Penjualan tanah kas Desa (Bondo Desa) tahun 2015 bekas pensiunan Kepala Desa janda Kardi seluas 1,2 hektar. masa tanam tahun 2015 dijual dengan harga keseluruhan Rp. 20.000.000.00 (dua puluh juta rupiah) tidak dimasukan ke APBDes tahun 2015, dan penjualan tanah masa tanam tahun 2016 dijual dengan harga kesluruhan Rp. 20.000.000.00 (dua puluh juta rupiah) dimasukan ke APBDes 2015 sebesar Rp. 3.500.000.00 ( tiga juta lima ratus rupiah ) dan sampai perubahan APBDes tahun 2015 juga dimasukan hanya sebesar Rp. 3.500.000.00 (tiga juta lima ratus ribu rupiah).

Dalam menyikapi laporan warganya ke Kejaksaan Negeri Grobogan Kepala Desa Rejosari Lapar hari Sabtu (10/09/2016) bungkam dan tidak mau menanggapi laporan warga tersebut.

“Saat ini Desa Rejosari, Kecamatan Kradenan masih dalam pemeriksaan Bawasda,” paparannya.

Tidak banyak berkomentar dalam memberikan keterengan dan lebih bersikap diam, Kepala Desa Rejosari hanya memasrahkan kepada sang kuasa dalam menyikapi permasalahan ini dan tidak mau gegabah dalam menanggapi laporan tersebut supaya ketentraman Desa Rojosari tidak terusik lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *