Dikunjungi TRC PA, Ini Kisah Hidup Bedali Lase Bersama Istri dan 6 Orang Anaknya

Foto: Saat tim kunjungi keluarga Bedali Lase

GUNUNGSITOLI, Sabtu (16 September 2017) suaraindonesia-news.com – Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara masih terdapat orang yang membutuhkan perhatian bahkan, keluarga ini hidup dibawah garis kemiskinan.

Ayah cacat tidak bisa berjalan sedangkan ibu juga mengalami nasib yang sama dengan suaminya, hidup jauh di tempat keramaian orang.

Uluran tangan dari sesama dan terlebih-lebih dari Pemerintah tentu menjadi harapannya, kondisi tersebut dialami oleh keluarga Bedali Lase (58 th) warga Dusun 3 Desa Saewe, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara.

Bedali Lase memiliki 6 orang anak, ia menceritakan sedikit kisah hidupnya.

“Saya sudah hampir 2 tahun menderita sakit cacat seperti ini, dan hingga kini saya gak bisa berjalan dan tidak bisa bekerja sehingga sulit untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Apalagi juga kondisi fisik isteri yang juga cacat dan tidak bisa bekerja keras, sehingga kami sulit untuk mencukupi kebutuhan anak-anak sehingga anak saya hanya bisa hidup apa adanya bahkan diantara mereka hanya 2 orang yang sekolah SD,” tutur Bedali Lase dengan rasa sedih.

Mendengar informasi ini, Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak yang dipimpin langsung oleh Korda Kota Gunungsitoli, Parlin Dawolo bersama tim langsung mengunjungi keluarga Bedali.

Sesampai ditempat kediaman Bedali tim langsung melihat keadaan keluarga 6 orang anak itu bahkan tim menemukan salah seorang anak dari Bedali kemungkinan besar menderita gizi buruk. Baca Juga: Wali Kota Batu Terjaring OTT KPK

“Tadi tim melihat langsung situasi kehidupan keluarga Bedali bersama istri dan 6 anaknya dan satu di antara anaknya sangat kurus bahkan tadi sempat kita dampingi untuk di bawa ke Posyandu Desa Saewe, kemungkinan besar anak itu menderita Gizi buruk,” tutur Parlin Dawolo.

Lanjut Parlin, pihaknya juga akan segera berkoordinasi kepada pihak Pemerintah Kota Gunungsitoli agar anak itu segera di bawah ke Rumah Sakit untuk penanganan gizi.

“Kita akan segera koordinasi dengan pihak Pemerintah Kota agar keluarga Bedali beserta anaknya dapat diperhatikan bahkan kita akan minta agar dinas terkait bisa turun langsung ke lokasi,” ujar Parlin Dawolo. (T2g)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here