Diknas Sumenep Gelar Rapat Singkronisasi, Siapkan Pelaksanaan Program SBSNP

44
×

Diknas Sumenep Gelar Rapat Singkronisasi, Siapkan Pelaksanaan Program SBSNP

Sebarkan artikel ini
DSCN6062
Sumenep, Suara Indonesia-News.Com – Pelaksanaan program pengembangan Sekolah Berbasis Standar Nasional Pendidikan (SBSNP) yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, untuk menggandeng kepala daerah di tingkat Kabupaten/Kota dalam  pelaksanaan pembelajaran yang lebih berkualitas di sekolah, disambut Positif Dinas Pendidikan Sumenep.
Salah satu buktinya, dalam mempersiapkan program yang akan mulai dilaksanakan pada tahun pelajaran baru 2015-2016 ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Singkrobisasi Sekolah Berbasis Standart Nasional Pendidikan (SBSNP) dengan mengundang para Kepala Sekolah SMP, SMA, baik negeri maupun swasta di Sumenep .
DSCN6063Kepala Bidang Pendidkkan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Nurul Hamzah, M.Pd disela-sela kegiatan Rapat Singkronisasi Program (SBSNP) di Hotel Utami, Kamis (25/06), mengungkapkan program SBSNP memang harus di dukung daerah, sehingga dalam pelaksanaannya di maisng-maisng sekolah dapat berjalan dengan baik.
“melalui rapat singkronisasi ini diharapkan lembaga pendidikan yang ada di Sumenep sudah mulai mempersiapkan segala sesuatunya, seperti soal kekurangan guru, sarana dan prasarana dan sebagainya.”ungkapnya.
Sebab, diakui Nurl hamzah, jika program SBSNP dalam pelaksanaannya memang memenuhi delapan standar nasional pendidikan (SNP), yakni standar kompetensi lulusan, isi, proses, penilaian, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan serta biaya yang dilaksanakan di tingkat Kabupaten/Kota untuk meningkatkan kualiats pendidikan di daerah.
Dijelaskan, pelaksanaan program SBSNP yag digagas Kemendikbud karena selama ini lebih 50 persen pelaksanaan pendidikan di sekolah-sekolah belum memenuhi standart nasional pendidikan. Sehingga saat pelaksanaan program SBSNP sudah dilaksanakan tidak ada lagi pelaksanaan pendidikan khususnya di Sumenep tidak dilakukan standar nasional pendidikan.
“jadi untuk memenuhi program SBSNP nantinya sekolah sudah harus berpacu dalam mewujudkan program pendidikan tersebut, minimal dimulai dengan perubahan mainset pada guru di sekolah.”tandasnya.(sar/rn/*).